Lereng Arjuno Kembali Terbakar, Jalur Pendakian Lincing Cuma Sehari Dibuka

PRIGEN, Radar Bromo – Baru sehari dibuka, jalur pendakian Lincing di lereng Gunung Arjuno kembali ditutup. Penutupan dilakukan setelah kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan konservasi Tahura R. Soerjo, tepatnya di Blok Lali Jiwo.
Titik api dan kepulan asap di Blok Lali Jiwo terpantau sejak Sabtu pagi (12/9). Hingga Minggu (13/9), api masih terlihat dan belum padam.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, lokasi kebakaran berada di ketinggian sekitar 2.500–2.700 Mdpl.
Secara administratif masuk wilayah Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
"Kembali terjadi kebakaran hutan di Lereng Gunung Arjuno, titik apinya berada di Blok Lali Jiwo. Kebakaran mulai Sabtu kemarin (12/9) dan saat ini belum padam," jelas Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustiningtyas Marini.
Kebakaran di kawasan konservasi itu sempat terjadi pada 18 Agustus hingga 1 September. Saat itu, luas lahan yang terbakar mencapai 422,2 hektare.
Saat itu, vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, semak belukar, dan alang-alang. Api berhasil dikendalikan. Namun kini kawasan itu kembali terbakar.
Begitu kepulan asap dan titik api terlihat, menurut Marini (panggilannya), petugas bersama Polhut Tahura R. Soerjo serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung bergerak melakukan pemadaman. Mereka naik lewat jalur Tambaksari, Purwodadi.
"Malamnya juga ada tim yang berangkat lewat Putuk Elang membantu melakukan pemadaman," katanya.



