Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang Akhirnya Padam, 11 Petugas Masih Sisir Area Bekas Terbakar

Rizal Syatori • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:48 WIB
Kawasan Gunung Arjuno-Welirang saat dipotret dari kawasan Sukorejo, Jumat (28/8). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Kawasan Gunung Arjuno-Welirang saat dipotret dari kawasan Sukorejo, Jumat (28/8). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Arjuno-Welirang di kawasan Tahura Raden Soerjo, akhirnya bisa dikendalikan.

Setelah 11 hari kebakaran, titik api yang sebelumnya terlihat dari sejumlah wilayah di bawah lereng Arjuno, kini sudah padam. Termasuk di blok punggungan Lali Jiwo.

Kepastian itu terlihat pada Kamis (28/8). Dari wilayah Kecamatan Sukorejo maupun Kecamatan Prigen, titik api yang sebelumnya masih tampak dari kejauhan sudah tidak terlihat lagi.

Kondisi serupa juga terlihat dari Posko Karhutla Arjuno-Welirang yang berada di Lapangan Kaliandra, Kecamatan Prigen. Dari lokasi tersebut, tidak tampak lagi titik api di lereng Gunung Arjuno.

"Titik api di lereng Gunung Arjuno sudah padam, tidak terlihat lagi," kata Junet, staf UPT Tahura R. Soerjo.

Padamnya titik api tersebut juga diikuti dengan berakhirnya aktivitas puluhan relawan warga lokal yang sebelumnya membantu proses pemadaman melalui jalur darat. Para relawan itu berasal dari Desa Dayurejo dan Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Mereka sebelumnya naik ke kawasan gunung untuk membantu proses pemadaman, sekaligus dropping logistik. Setelah titik api padam, para relawan tersebut turun dari gunung.

Baca Juga: Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran Gunung Arjuno di Blok Alas Lali Jiwo Terkendala Cuaca

Aktivitas water bombing menggunakan helikopter yang sebelumnya dilakukan melalui Lapangan Kaliandra juga sudah tidak terlihat.

Penerbangan untuk membantu pemadaman yang dalam beberapa hari sebelumnya menjadi bagian dari penanganan kebakaran, kini tidak dilakukan seperti hari-hari sebelumnya.

Meski titik api telah padam, penanganan di kawasan terdampak kebakaran belum sepenuhnya dihentikan.

Sebanyak 11 petugas Tahura Raden Soerjo masih berada di gunung untuk menyisir area yang sebelumnya terbakar.

"Meskipun titik apinya sudah padam, masih ada 11 petugas dari Tahura R. Soerjo yang menyisir area terbakar sebelumnya," tuturnya.

Sementara itu, luasan lahan yang terbakar hingga kini belum dapat dipastikan.

Junet mengatakan, dua hari sebelumnya luas kawasan yang terbakar mencapai lebih dari 300 hektare. Namun belum ada data terbaru dari kondisi terakhir.

Karena itu, meskipun titik api sudah tidak terlihat, posko Karhutla Arjuno-Welirang di Lapangan Kaliandra masih berdiri.

Posko itu masih dipertahankan sebagai bagian dari penanganan pasca kebakaran. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
kebakaran hutan arjuno-welirang tahura raden soerjo posko karhutla pasuruan prigen