Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Titik Api Masih Ada di Lereng Arjuno, Pemadaman Tetap Andalkan Water Bombing

R
Penulis: Rizal Syatori❯
 BERASAP: Titik api yang kemarin masih membakar di Tahura R Soerjo. Cakupan kebakaran sampai Senin (25/8)  masih belum dihitung total. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
BERASAP: Titik api yang kemarin masih membakar di Tahura R Soerjo. Cakupan kebakaran sampai Senin (25/8)  masih belum dihitung total. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Advertisement

PRIGEN, Radar Bromo - Kebakaran di hutan kawasan Tahura R. Soerjo memasuki hari ketujuh. Hingga Senin (25/8) titik api masih terlihat di lereng Gunung Arjuno. Api berada dua titik di blok Ogal Agil yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Upaya pemadaman masih dilakukan melalui jalur udara dengan water bombing. Dengan menggunakan helikopter via Kaliandra, pemadaman berlangsung dari pagi hingga siang hari.

"Titik api di Gunung Kembar Dua sudah padam. Tersisa dan masih ada dua titik di blok Ogal Agil, lereng Gunung Arjuno," beber Bagio, tenaga ahli dari BPBD Provinsi Jatim ditemui Jawa Pos Radar Bromo.

Advertisement

Kata Bagio, titik api  yang tersisa berada di tebing lereng gunung. Medannya curam  dan terjal.  Bedanya, di hari sebelumnya api naik menuju ke puncak gunung. Namun kinidari puncak gunung menuju ke bawah atau arah ke timur.

"Karena berada di medan yang sulit, pemadaman titik apinya dilakukan dengan memaskimalkan water bombing," tegasnya.

Dari pantauan koran ini, water bombing menggunakan helikopter airbus. Sejak pagi hingga siang hari, helikopter sudah delapan kali melakukan pemadaman. Sekali penyiraman, helikopter membawa air hingga 1.000 liter.

Advertisement

Semua pengambilan air untuk water bombing dari kolam Kaliandra yang berlokasi di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen.

"Water bombing untuk hari (kemarin, red) ini tetap difokuskan dari Kaliandra semua. Karena jaraknya lebih dekat dan ketersediaan air," ungkapnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi Jatim Gatot Soebroto saat ditemui ketika saat datang ke Posko Karhutla Arjuno - Welirang, di Kaliandra menyebut, pemadaman dengan water bombing dilakukan sampai api dipastikan padam. "Sempat padam kemudian muncul lagi. Pemadaman via udara menggunakan helikopter terus dilakukan. Tentunya dengan melihat kondisi cuaca, karena di Arjuno mudah berubah-ubah," tuturnya.

Untuk pemadaman via jalur udara dengan water bombing, pembiayaannya dana dari Pemprov Jatim.

Advertisement

Artikel Terkait

Perbaikan Jaringan Pipa Perumdam yang Terdampak Karhutla di Welirang-Arjuni Sudah Tuntas

Perbaikan Jaringan Pipa Perumdam yang Terdampak Karhutla di Welirang-Arjuni Sudah Tuntas

Perbaikan memang memerlukan waktu. Sebab pipa berada di ketinggian 1.566 meter dari permukaan air laut tepatnya di Desa Tambaksari, Kecamata

Titik Api di Tahura R Soerjo Padam, Patroli Harus Tetap Diintensifkan

Titik Api di Tahura R Soerjo Padam, Patroli Harus Tetap Diintensifkan

Padamnya titik api tidak hanya di kawasan Kabupaten Pasuruan. Tapi juga di wilayah Kota Batu yang terakhir  kali terlihat Sabtu (24/10).

Intenskan Water Bombing untuk Padamkan Api di Arjuno-Welirang, Kawasan Terbakar Capai 146,85 Ha

Intenskan Water Bombing untuk Padamkan Api di Arjuno-Welirang, Kawasan Terbakar Capai 146,85 Ha

Hingga pukul 12.00, operasi water bombing telah dilaksanakan sebanyak 8 sortie, air yang dicurahkan sebanyak 8 ribu liter.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer