PANDAAN, Radar Bromo – Sebuah bangunan rumah yang juga difungsikan sebagai toko servis elektronik di Lingkungan Kuti II, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ludes dilalap si jago merah, Jumat pagi (28/8).
Insiden kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 07.50 itu, diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kobaran api pertama kali muncul dan membesar dari sebuah bangunan gudang semipermanen.
Kobaran api kemudian merembet ke rumah yang juga toko milik korban, Eko Junianto, 42. Api dengan cepat merembet dan menghanguskan seluruh bangunan utama beserta isinya.
Saat peristiwa terjadi, toko servis tersebut baru saja dibuka. Sejumlah pelajar SMK yang sedang menjalani magang bersama pemilik usaha, langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Mereka sempat berusaha mengevakuasi barang-barang elektronik. Namun hanya sedikit yang berhasil diselamatkan. Karena pergerakan api yang sangat cepat.
Lurah Kutorejo Bambang Swandika menguraikan, api berasal dari sisa pembakaran sampah di samping bangunan.
"Apinya dari sisa sampah yang terbakar, sebelah barat samping bangunan yang terbakar ini. Tahu-tahunya langsung sudah besar," jelasnya.
Baca Juga: Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran Gunung Arjuno di Blok Alas Lali Jiwo Terkendala Cuaca
Untuk menjinakkan api, tiga unit armada pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan, PT Gudang Garam, dan PT HM Sampoerna dikerahkan ke lokasi.
Dibantu warga sekitar serta aparat TNI-Polri, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pembasahan sekitar 30 menit kemudian.
Kanitreskrim Polsek Pandaan Ipda Firman Andhika memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Kendati demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 150 juta. Karena berbagai aset berharga seperti televisi, mesin cuci, lemari es, serta tiga unit sepeda motor ikut hangus terbakar.
"Pemicu kebakaran diduga dari pembakaran sampah oleh pemilik bangunan rumah dan toko. Kemudian menyambar bangunan gudang, juga rumah dan toko. Untuk korban jiwa dan luka-luka nihil," bebernya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi