Intenskan Water Bombing untuk Padamkan Api di Arjuno-Welirang, Kawasan Terbakar Capai 146,85 Ha

Mokhamad Zubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:20 WIB

 Petugas BPBD Jatim melakukan pemantauan kebakaran hutan dari helikopter saat melakukan operasi water bombing untuk padamkan api. (Istimewa)

Petugas BPBD Jatim melakukan pemantauan kebakaran hutan dari helikopter saat melakukan operasi water bombing untuk padamkan api. (Istimewa)

PRIGEN, Radar Bromo-Memasuki hari ketujuh (25/8), api masih berkobar di Gunung Arjuno-Welirang, kawasan Tahura R Soerjo dan Manggala Agni. BPBD Jatim pun kian mengintenskan pelaksanaan water bombing dengan menggunakan helikopter PK DAP yang berkapasitas 1.000 liter.

Hingga Selasa sekitar pukul 12.00 WIB, operasi water bombing telah dilaksanakan sebanyak 8 sortie, dengan air yang dicurahkan sebanyak 8.000 liter.

Pemadaman melalui jalur udara ini dilakukan menyusul masih adanya 2 titik api yang berada di bawah puncak Gunung Arjuno, yang sulit dijangkau lewat jalur darat.

Guna memastikan lokasi titik api dan upaya percepatan pemadaman, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto bahkan memantau langsung kondisi area terdampak kebakaran melalui helikopter.

Dari pantauan udara, beberapa lokasi terlihat sudah padam. Sementara dua titik lainnya masih terlihat menyala dengan asap yang masih membumbung.

"Pada tanggal 21 (Jumat) sebetulnya api sempat padam. Tapi karena cuaca, api menyala lagi. Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing. Hanya saja, karena cuaca di Arjuno ini mudah berubah, maka water bombing tidak selalu bisa kita laksanakan," terang Kalaksa Gatot Soebroto.

Sementara, berdasar data Pusdalops BPBD Jatim, hingga saat ini, Selasa (25/8), area terdampak Karhutla di kawasan Gunung Arjuno Welirang telah mencapai 146,85 Ha.

Baca Juga: Hari Keenam, Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang Belum Padam, Api Terpantau di Dua Titik Ini

Ia berharap, operasi water bombing yang dilakukan hari ini bisa maksimal dilaksanakan, sehingga area terdampak kebakaran di kawasan Arjuna Welirang bisa segera padam.

Sementara, abid Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekosistem (KSDHE) Dishut Jatim, Purnomo Probo Nugroho yang berada di Posko Karhutla Kaliandra menambahkan, untuk penanganan lewat darat, saat ini sekitar 30 personel tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman melalui jalur Sumber Brantas Batu dan Tretes Pasuruan.

"Untuk vegetasi yang terbakar, mayoritasnya cemara gunung. Selebihnya, adalah alang-alang dan semak belukar," jelasnya.

Hadir juga dalam penanganam ini, Kabid KL BPBD Jatim Satriyo Nurseno, Tim BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI, Polri dan relawan dari Manggala Agni. (ube/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
arjuno welirang water bombing kebakaran hutan tahura r soerjo