Dipanggil dari Luar Tak Merespons, Teknisi Pabrik Meninggal di Indekos Gempol Pasuruan, Sempat Mengeluh Sesak Napas

rizal sy • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

DIEVAKUASI: Jenazah korban Reni Supurwanto, 54, warga Sukoharjo, Kabupaten Kediri, dievakuasi dari kamar indekosnya ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol, Kamis (13/8) pagi.

DIEVAKUASI: Jenazah korban Reni Supurwanto, 54, warga Sukoharjo, Kabupaten Kediri, dievakuasi dari kamar indekosnya ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol, Kamis (13/8) pagi.

GEMPOL, Radar Bromo-Reni Supurwanto, 54, seorang teknisi pabrik ditemukan meninggal di kamar indekosnya di Dusun Gempol Joyo, Desa/ Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Reni ditemukan tergeletak di lantai dengan wajah membiru, Kamis (13/8) pagi.

Karyawan sebuah pabrik di Gempol itu ditemukan meninggal pukul 08.30 oleh rekan kerjanya AB, 35 dan SM, pemilik indekos.

Saat itu, kedua saksi memanggil korban dari luar kamar. Namun warga asli Sukoharjo, Kabupaten Kediri, itu tidak menjawab.

Karena tidak ada respons, keduanya lantas membuka pintu kamar korban. Saat itulah, korban ditemukan tergeletak di lantai kamarnya dengan wajah membiru. Kondisinya sudah meninggal.

"Saat ditemukan oleh saksi-saksi, korban tergeletak di lantai kamar kos. Kondisinya sudah meninggal dunia," terang Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha.

Sekitar pukul 10.00, jenazah korban dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol, dengan menggunakan ambulans.

Dari pemeriksaan pada tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka.

Kapolsek memastikan, korban meninggal karena sakit yang dideritanya. Menurutnya, korban memiliki riwayat sesak napas. Bahkan sebelum meninggal, korban mengeluh dadanya sesak pada pemilik indekos.

“Kami juga menemukan beberapa obat milik korban di kamarnya. Termasuk alat isap asma. Meninggalnya korban diduga karena sakit yang dideritanya," ucap Kapolsek. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan gempol penemuan mayat