Korban Meninggal Kecelakaan Karambol di Ngerong Gempol Pasuruan Bertambah, Total Ada Lima Tewas

Rizal Syatori • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:02 WIB
HATI-HATI: Tim Basarnas saat melakukan proses evakuasi korban kecelakaan karambol di Ngerong, Gempol, Kabupaten Pasuruan, (27/7). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
HATI-HATI: Tim Basarnas saat melakukan proses evakuasi korban kecelakaan karambol di Ngerong, Gempol, Kabupaten Pasuruan, (27/7). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

GEMPOL, Radar Bromo–Korban meninggal dalam kecelakaan karambol di Jalan Nasional Malang–Surabaya Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, bertambah.

Setelah empat hari menjalani perawatan, sopir truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan tersebut meninggal. Sehingga total korban tewas menjadi lima orang.

Korban terakhir yang meninggal adalah Siswanto, 53, warga Dusun Mlaten, Desa Plintahan, Pandaan.

Pria yang mengemudikan truk tangki bernopol L 9360 G itu meninggal saat menjalani perawatan di RS Prima Husada, Sukorejo, Kamis dini hari (31/7) pukul 00.30.

Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Bagus Prasakti Wibowo membenarkan hal itu. "Korban meninggal dunia bertambah satu orang atas nama Siswanto, sopir truk tangki nopol L 9360 G," terangnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Kamis (31/7).

Dengan meninggalnya Siswanto, jumlah korban tewas dalam kecelakaan yang terjadi Senin (27/7) sekitar pukul 05.52 itu menjadi lima orang. Sementara korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka.

"Jadi untuk korban meninggal dunia laka beruntun ini berjumlah lima orang, empat lainnya luka-luka," ungkapnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Renggut 4 Nyawa di Ngerong Gempol, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Kecelakaan itu sendiri melibatkan tujuh kendaraan. Yaitu, satu truk trailer atau tractor head, dua truk engkel, satu truk tangki, dua sepeda motor Honda Vario, dan satu sepeda motor Honda Supra X 125.

Proses penyelidikan atas kasus itu juga terus dilakukan. Namun hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka. "Kasusnya dalam lidik, tersangkanya juga belum ditetapkan," katanya singkat.

Hanya saja, dari hasil pemeriksaan penguji penyelia Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan sebagai saksi ahli, diduga sopir truk traktor kurang berhati-hati.

Selain itu, truk trailer juga mengalami kendala pada sistem pengereman.

Kepala Desa Plintahan Danan Jaya membenarkan Siswanto merupakan warganya. Menurutnya, korban telah dimakamkan di Porong, Kabupaten Sidoarjo.

"Betul, sopir truk tangki korban laka lantas di Mojorejo, Kecamatan Gempol adalah warga kami. Informasi terkini korban memang meninggal dan dimakamkan di Porong," bebernya. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan ngerong kecelakaan karambol gempol meninggal