SURABAYA, Radar Bromo-Selain Ishaq, 37, dua kakak Yacob lainnya yang juga terenggut nyawanya dalam kecelakaan maut di tol Malang-Pandaan itu adalah Hindun, 38, dan Hanifah, 39.
Dua korban meninggal lainnya adalah Mufarohah, 27, istri Ishaq; dan Wahyuni Putri Permata, 2, putri Hanifah.
Ishaq dan Mufarohah yang sudah menikah sejak 2021 belum dikaruniai momongan.
"Mas Ishaq dan istri itu penyayang, ya ke saudara-saudaranya, ya ke keponakan-keponakannya, juga ke teman-temannya," kata Yacob.
Saat kejadian, Mufarohah tengah memangku Wahyuni Putri Cahaya, 2, putri Hanifah. Cahaya selamat, tetapi tidak dengan saudara kembarnya, Wahyuni Putri Permata.
"Saya sebenarnya mau ikut liburan ke Malang bersama mereka, tetapi memutuskan tidak ikut karena istri saya sedang hamil," ungkap Yacob, dengan nada lirih.
Yacob mengenang Ishaq, kakak ketujuhnya, sebagai sosok wirausahawan dan pekerja keras.
Di kampung, almarhum juga dikenal sebagai pelopor, penggerak utama Karang Taruna, sekaligus wakil ketua panitia perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bulan depan.
"Mas Ishaq sangat aktif di kampung, jadi semua orang mengenalnya," kata Ketua RT 07 RW 15 Kelurahan Ampel Achmad Zaini.
Zaini menambahkan, seluruh jenazah korban kecelakaan tiba di wilayahnya sekitar pukul 4.00 WIB kemarin dalam kondisi sudah disucikan. Pihak pengurus kampung dan warga langsung menggelar salat jenazah berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan tahlil bersama.
Pihak keluarga besar kemudian memutuskan untuk membagi lokasi pemakaman kelima korban. "Dua jenazah atas nama Hanifah dan Wahyuni Putri Permata langsung dibawa pihak keluarga menuju Madura, ke Kecamatan Tragah, Bangkalan, untuk dimakamkan di sana," jelasnya.
Sementara itu, tiga jenazah lainnya, yakni Ishaq, Mufarohah, dan Hindun, dimakamkan secara bersamaan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pegirian, Surabaya, kemarin siang pukul 12.00 WIB. Ishaq, menurut Zaini, merupakan sosok senior yang sabar, jenaka, serta selalu merangkul dan menuntun anak-anak muda setempat.
"Beliau orang baik. Kami mohon doa untuk kepergian para almarhum," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan KM 72 B, Rabu malam (15/7) pukul 20.00. Sebuah mobil Honda CR-V dengan sembilan penumpang menabrak truk tronton tanpa muatan yang sedang mogok. Akibatnya fatal, lima orang meninggal.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, seluruh korban merupakan penumpang mobil Honda CR-V bernopol L 1720 CAY warna putih. Empat korban meninggal seketika di lokasi kejadian saat kecelakaan.
Sementara satu korban meninggal saat menjalani perawatan. Lalu, empat korban sisanya, mengalami luka-luka. (*/ttg)
Editor : Muhammad Fahmi