PANDAAN, Radar Bromo - Rencana Pemkab Pasuruan untuk memoles fasilitas literasi, dipastikan terpangkas di tengah jalan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Pasuruan, terpaksa membatalkan rencana rehabilitasi gedung perpustakaan umum di Kecamatan Grati.
Alhasil, tahun ini hanya Perpustakaan Umum Pandaan yang dipastikan mendapat jatah perbaikan.
Padahal, dari total delapan perpustakaan umum yang tersebar di Kabupaten Pasuruan, Disperpusip awalnya menargetkan dua lokasi untuk direhab tahun ini.
Namun, keterbatasan anggaran, memaksa instansi tersebut melakukan efisiensi ketat.
Kepala Disperpusip Kabupaten Pasuruan Heru Farianto membenarkan adanya perubahan target tersebut.
Ia menjelaskan, pemangkasan ini murni karena faktor finansial daerah.
"Untuk rehab perpustakaan umum, awalnya memang ada dua di tahun ini. Yakni Pandaan dan Grati. Namun dalam perjalanannya, ada perubahan dan efisiensi. Sehingga, diputuskan hanya satu lokasi saja yang direhab, yaitu di Pandaan," ungkap Heru.
Meski proyek di Grati urung berjalan, perbaikan untuk Perpustakaan Umum Pandaan tetap dipastikan aman.
Pemkab telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 100 juta, yang bersumber dari APBD kabupaten.
"Saat ini untuk proyek rehab Pandaan, masih dalam proses administrasi di Bagian Layanan Pengadaan (BLP)," tandasnya. (zal/one)
Rapor Proyek Rehab Perpustakaan 2026
Angka dan Anggaran Utama
· 8 Unit: Total jumlah perpustakaan umum di Kabupaten Pasuruan.
· 1 Lokasi: Target akhir perpustakaan yang direhab tahun ini (Kecamatan Pandaan).
· Rp 100 Juta: Alokasi anggaran APBD untuk proyek perpustakaan Pandaan.
Peta Perubahan Rencana
· Rencana Awal: Dua lokasi akan direhab (Pandaan dan Grati).
· Kondisi Realisasi: Grati batal, hanya Pandaan yang jalan.
Alasan dan Status Proyek
· Akar Masalah: Keterbatasan anggaran daerah dan kebijakan efisiensi.
· Status Saat Ini: Berkas proyek Pandaan sedang diproses di BLP (Bagian Layanan Pengadaan).
Editor : Jawanto Arifin