
PRIGEN, Radar Bromo-Hermanto, 42, warga Dusun Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Prof. dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Ia mengalami luka berat di punggungnya. Usai menjadi korban penusukan.
Ironisnya, pelaku yang menusuk korban adalah Ar, 38, yang tak lain merupakan adik kandung korban, dengan alamat yang sama.
Kejadian tragis tersebut berlangsung Minggu (21/6), sekitar pukul 18.00 malam.
Aksi itu terjadi di depan rumah orang tua korban, di Dusun Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen.
"Korban ditusuk terduga pelaku sebanyak dua kali pada penggungnya, menggunakan pisau," kata Kanitreskrim Polsek Prigen Aiptu Heru Sumartono.
Setelah menusuk korban, terduga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejdian. Sang adik pergi mengendarai motor, sekaligus membawa pisau yang digunakan untuk menusuk korban.
Oleh pihak keluarga, malam itu juga korban kemudian dibawa ambulans terdekat ke Puskesmas Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Karena lukanya parah, korban kemudian dari Puskesmas Trawas dirujuk ke RSUD. Prof. dr. Soekandar, di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prigen, sekitar pukul 20.00 malam. Atau dua jam setelah kejadian penusukan berlangsung.
"Korban mengalami luka robek pada punggung sebelah kiri , sekitar tujuh sentimeter dan luka robek pada bagian punggung di bawah sekitar 2-3 sentimeter. Luka tusuk pada punggung ada dua titik," urai kanitreskrim.
Hingga saat ini, korban masih perawatan medis sekaligus rawat inap di rumah sakit.
Malam itu juga, petugas dari unitreskrim polsek setempat langsung mendatangi TKP.
"Motifnya (penusukan) belum diketahui. Kasusnya masih dalam lidik. Korban mengaku tidak tahu permasalahannya dengan terduga pelaku, sampai melakukan penganiayaan penusukan terhadap korban," kata Heru sapaan akrabnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi