
GEMPOL, Radar Bromo– Proyek pelebaran ruas Tol Kejapanan-Gempol terus berjalan. Hingga kini, progres fisiknya mencapai 84,507 persen. Proyek tersebut ditargetkan selesai pertengahan Juli 2026.
Pekerjaan dimulai pada awal September 2025. Lokasinya berada di jalur tengah ruas Tol Kejapanan-Gempol yang merupakan bagian Tol Surabaya-Gempol.
Sebelum proyek dimulai, bagian tengah jalan berfungsi sebagai median sepanjang 3 kilometer. Kini, median itu diubah menjadi lajur kendaraan.
Dengan demikian, proyek ini menambah satu lajur di masing-masing arah. Setelah pelebaran selesai, setiap arah memiliki tiga lajur. Sebelumnya, masing-masing arah hanya memiliki dua lajur.
Business Support Department Head RO3 PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Brahmo Wardhono Sudibyo mengatakan, pelebaran jalan saat ini masih berlangsung di lapangan.
"Progres fisiknya telah mencapai sekitar 84,507 persen," jelasnya, kemarin (11/6).
Baca Juga: H+3 Lebaran, Volume Kendaraan di Gerbang Tol Kejapanan Pasuruan Naik Signifikan
Menurut Brahmo, pekerjaan dilakukan secara bertahap. Setiap tahapan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kelancaran lalu lintas.
"Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja serta menjaga kelancaran arus lalu lintas," bebernya.
Selama konstruksi berlangsung, lajur utama tetap dioperasikan. Kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang tetap melintas, begitu pula dari arah sebaliknya.
Pelebaran dilakukan dengan memanfaatkan median atau bahu dalam. Karena itu, arus lalu lintas tetap dapat berjalan.
"Dengan penambahan kapasitas lajur ini, arus lalu lintas nantinya akan lebih terurai dan kemacetan berkurang. Sehingga perjalanan lebih nyaman,” tutupnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi