GEMPOL, Radar Bromo–Niat dua remaja bersahabat ini pulang ke rumah usai mendaki gunung berujung tragedi. Motor yang mereka kendarai mengalami kecelakaan maut di jalur nasional Malang–Surabaya.
Tepatnya di Dusun Kedamaian, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 21.00, Minggu malam (13/4).
Dua remaja pendaki itu mengendarai motor Honda Vario bernopol W 3637 NFD.
Motor itu mendadak hilang kendali hingga menghantam median jalan dengan keras.
Motor tersebut dikendarai oleh AH, 14, remaja asal Rungkut, Surabaya. Saat itu, ia memboncengkan rekannya, BAB, 18, warga Sedati, Sidoarjo.
Motor Vario itu diketahui melaju dari arah selatan menuju utara sebelum diketahui oleng.
Namun sesampainya di lokasi kejadian, motor tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan tengah.
Benturan hebat itu membuat sang penumpang, BAB, terpental ke lajur berlawanan.
BAB mengalami luka cukup parah hingga ia akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno menjelaskan, usai mendapat informasi kecelakaan maut itu, petugas segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi tak lama setelah menerima laporan.
"Korban meninggal dunia, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek, Kecamatan Gempol. Sementara pengendara motor yang mengalami luka ringan juga dibawa ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan tunggal ini dipicu oleh kondisi fisik pengendara yang tidak prima.
Muncul dugaan kuat, AH mengalami kantuk dan kelelahan, setelah menempuh perjalanan jauh dari kawasan pegunungan.
Kurangnya kewaspadaan di titik rawan tersebut, membuat kendali motor terlepas, hingga berujung pada tabrakan fatal yang merusak bagian depan kendaraan. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi