SUKOREJO, Radar Bromo-Nahas dialami kakek Mukim, 62. Warga Dusun Kesiman, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan itu meninggal usai terserempet kereta api (KA) betmakola tanker atau KA tangki yang muat bahan bakar.
Insiden memilukan itu terjadi Sabtu (11/4) pagi sekitar pukul 04.35 di rel KA KM 16+300 Wonokerto - Sukorejo, Dusun Kesiman, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo.
"Korban di duga terserempet kereta api Betmakola Tenker yang melintas. Bergerak dari Surabaya menuju Malang," terang Kapolsek Sukorejo AKP Devi Afiyanto.
Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, korban yang seorang duda keluar rumah sekitar pukul 04.10 pagi atau setelah subuh.
Tak berselang lama, anak korban atau saksi mendengar suara klason kereta api panjang.
Merasa curiga, anak korban pun langsung keluar. Saat itulah, korban ditemukan di belakang rumah sudah tergeletak di samping rel kereta api tersebut.
Diketahui, rumah korban tinggal selama ini dekat dengan rel kereta api. Hanya berjarak sekitar 20 meter saja. Saat ditemukan, kondisi korban sudah kritis.
"Kereta apinya berhenti di Stasiun Sukorejo. Masinisnya memberitahu ke petugas stasiun bahwa ada laka lantas kereta api di KM 16+300. Korban terpental kurang lebih dua meter," jelas kapolsek.
Dari TKP, korban oleh pihak keluarga sempat dibawa pulang ke rumahnya. Selanjutnya, dari rumahnya, korban dibawa ke RS Prima Husada, Kecamatan Sukorejo.
"Sesampainya di rumah sakit, korban meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian ini dan tidak bersedia dilakukan otopsi," terangnya.
Menurut keterangan keluarga, korban selama ini kondisinya agak pikun. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi