Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dorr... Pelaku Spesialis Curas asal Ranuyoso yang Bacok Polisi di Lumajang Tewas Didor di Gempol Pasuruan

Rizal Syatori • Senin, 15 Desember 2025 | 14:31 WIB

TEWAS DIDOR: Polisi saat mengevakuasi jenazah ASF. Inset, pelaku Agus Sulaeman Fadeli semasa hidup.
TEWAS DIDOR: Polisi saat mengevakuasi jenazah ASF. Inset, pelaku Agus Sulaeman Fadeli semasa hidup.
 

GEMPOL, Radar Bromo- Usai sudah cerita pelarian Agus Sulaiman Fadeli (ASF), 30, pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan (curas), asal Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Ia tewas didor anggota Jatanras Polda Jatim, saat pengejaran di Dusun Jurang Pelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin dinihari (15/12) sekitar pukul 01.00.

"Pelaku ASF saat diamankan berusaha menyerang petugas menggunakan senjata tajam jenis celurit,” beber Panit Opsnal Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Iptu Ario Senopati.

“Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas, menembak bagian dadanya sebelah kiri dua kali. Ia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit," beber Panit Opsnal Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Iptu Ario Senopati.

Ario –sapaan akrabnya- menuturkan, pelaku selain seorang buron kasus curas, juga pernah membacok Aiptu Kurniawan, anggota Polsek Ranuyoso, Polres Lumajang, Kamis pekan lalu (11/12) sekitar pukul 12.30.

Kurniawan yang tidak dipersenjatai senjata api, mengalami luka bacok di bagian tangan, perut dan kepala.

Saat hendak mengamankan, pelaku ASF melakukan perlawanan dan melukai korban Aiptu Kurniawan.

Selanjutnya, pelaku ASF kabur naik motor. "Pelaku juga seorang residivis kasus yang sama, sebanyak dua kali. Spesialisasinya curas (pencurian dengan kekerasan) ia dikenal raja tega," katanya.

Sebelum ASF tewas di dor, Tim Jatanras Polda Jatim sudah tiga kali menggerebeknya. Namun ASF selalu lolos dari kejaran petugas.

Kemudian pergerakannya diketahui Tim Jatanras Polda Jatim, Minggu sore (14/12).

Pelaku ASF didapati dibonceng seseorang tidak dikenal mengendarai motor Honda Beat biru. Ia pun dibuntuti atau dikuntit mulai dari Probolinggo.

Pergerakan ASF, kemudian masuk wilayah Kabupaten Pasuruan dan terus dibuntuti petugas.

"Sampai dengan masuk Pelem, Ngerong, Kecamatan Gempol, ia dihentikan petugas. Tapi, ia tidak berhenti dan terus kabur," terang Kanit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP M. Fauzi.

Sesampainya di Dusun Jurang Pelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, motornya dipepet petugas dan terjatuh.

"Pas terjatuh itulah, saat mau diamankan ASF malah melawan dan menyerang menggunakan sajam. Akhirnya dilakukan tindakan tegas, menembak pelaku mengenai dadanya," jelas Fauzi -sapaan akrabnya-.

Sementara rekannya, atau joki motornya berhasil kabur setelah terjatuh. "Kalau joki motornya dalam lidik, belum kami ketahui apakah dia juga pelaku atau bukan. Target kami adalah ASF, " tandasnya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#Ranuyoso #pasuruan #lumajang #bacok #tewas didor #curas #gempol #pelaku #bulusari