GEMPOL, Radar Bromo- Rencana Akhmad Naufal Solikhuddin, 20, untuk touring bersama kawan-kaannya, gagal. Ini karena pemuda asal RT 1/RW 17, Perum Gempol Citra Asri 0-11, Desa/Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan itu mengalami kecelakaan di Jalan Umum jurusan Pasuruan - Mojokerto tepatnya di jalan tikungan Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Minggu (14/12) dini hari.
Naufal yang saat itu dibonceng ZNA, 15, Keduanya mengendarai motor Honda Vario bernopol W 3894 XW. Naufal meninggal dunia di rumah sakit, sementara ZNA yang masih merupakan tetangganya. mengalami luka berat.
Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca mengatakan, korban sebenarnya bersama teman-temannya hendak touring. Saat itu ada lima motor dan mereka mau menuju Mojokerto.
Mereka sudah berkumpul bersama dan bersiap mau berangkat touring sejak Sabtu (13/12) sekitar pukul 20.30.
Memasuki dini hari, mereka berangkat. Naufal saat itu dibonceng ZNA. Untuk menuju lokasi, mereka harus melintas di Jalan Pasuruan – Mojokerto.
Nah, saat melaju dari timur ke barat, mereka harus melalui jalan menikung di Watukosek.
Di tikungan inilah ZNA diduga kurang berhati-hati dan kurang kosentrasi ke depan. Sehingga saat motornya melaju, ZNA dan Naufal terjatuh ke kiri dan menabrak jembatan.
“Ceritanya korban bersama kawan-kawannya mau touring lalu kecelakaan,” ujarnya.
Akibat terjatuh setelah menabrak jembatan, ZNA mengalami luka lecet pada pipi kiri dan tangan kiri, luka patah tulang pada tangan kanan.
Sedangkan Naufal diduga mengalami gegar otak karena dari telinga kanannya mengeluarkan darah. Naufal juga alami luka lecet pada kaki kiri, luka ada cedera berat pada bagian kepalanya.
Kedua korban dilarikan ke RS Bhayangkara – Watukosek. Namun Naufal meninggal dunia saat sedang perawatan.
Setelah kecelakaan ini, polisi melakukan penyelidikan. Minggu pagi personel Satlantas juga menggelar olah TKP. Hasilnya, faktor yang mempengaruhi kecelakaan, diduga kurang berhati-hati sehingga menjadi penyebab laka lantas.
Kata Kasatlantas, untuk kendaraan yang dikendarai kedua korban sudah sesuai dengan spesifikasi dan standar pabrik.
Akibat kecelakaan, motor rusak pada bodi kiri beset, stir bengkok, pelat nomer depan terlepas dan ditafsir kerugian Rp 100 ribu. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto