SUKOREJO, Radar Bromo-Kecelakaan maut melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas jalan nasional Malang-Surabaya, depan pabrik PT Tanobel, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Sebuah mobil Isuzu Panther menabrak dua motor dan sebuah truk tronton.
Kecelakaan itu membuat satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian dan satu pengendara lainnya alami luka-luka.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi Selasa (2/12) petang sekitar pukul 18.10.
Kecelakaan bermula saat mobil Isuzu Panther berjalan dari arah selatan ke utara, dikemudikan Mohammad Yusril, 25, warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol.
Sesampainya di lokasi kejadian, Panther menabrak dari belakang motor Honda Beat N 4402 TCO yang melaju searah. Motor Beat itu dikendarai Fanny Kurniawan, 25, asal Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari.
Usai menabrak Honda Beat, Panther menyasak motor Honda Scoopy N 6342 TAJ yang dikendarai Mohammad Nur Habibie, 28, asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan.
Laju mobil Panther sendiri baru terhenti usai menabrak bagian samping kanan truk tronton yang hendak nyebrang keluar dari pabrik atau arah barat ke timur.
Truk tronton itu dikemudikan Sugeng, 51, asal Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.
"Pengendara motor Honda Beatnya meninggal dunia di TKP, pengendara motor Honda Scoopy mengalami luka ringan. Untuk sopir mobil dan trontonnya tidak mengalami luka-luka," beber Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu. Gagah Ananda Faizal.
Setelah tabrakan beruntun itu, jenazah pengendara motor Honda Beat sempat dibawah ke RS Sahabat, Sukorejo. Selanjutnya dibawa ke RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Sementara untuk pengendara motor Honda Scoopy yang mengalami luka ringan, dievakuasi untuk menjalani perawatan medis di RS Sahabat, Sukorejo.
Di sisi lain, empat kendaraan yang terlibat kecelakaan itu sama-sama alami kerusakan. Semua kendaraan lantas dibawa ke poslantas terdekat.
"Olah TKP sudah kami lakukan malam itu juga di hari yang sama. Kasus lakanya masih dalam lidik. Diduga sopir mobilnya kurang berhati-hati dan konsentrasi," jelasnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi