Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sidak Penjual Daging Sapi di Pandaan, Petugas Temukan Daging yang Dijual di Pikap Berair, Gelonggongan?

Rizal Syatori • Rabu, 12 Maret 2025 | 01:42 WIB

 

 

Tim Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan dan Satgas Pangan saat meninjau penjual daging sapi di pikap depan Pasar Pandaan yang didapati daging basah. (Istimewa)
Tim Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan dan Satgas Pangan saat meninjau penjual daging sapi di pikap depan Pasar Pandaan yang didapati daging basah. (Istimewa)

PANDAAN, Radar BromoSelama Ramadan dan jelang Lebaran, warga harus lebih selektif saat membeli kebutuhan pokok. Termasuk daging sapi, harus cek dulu kondisinya.

Sebab, saat ini tak sedikit daging kualitas tak bagus beredar di pasaran. Hal itu seperti ditemukan saat Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan bersama UPT Pasar dan Satgas Pangan Polres Pasuruan menggelar sidak.

Dalam sidak yang digelar Selasa dinihari (11/3) itu, ada dua pasar yang jadi sasaran. Yakni Pasar Pandaan dan Gempol.

Dalam giat tersebut, di Pandaan didapati seorang penjual daging asal Sidoarjo menggunakan lapak pikap.

Penjual daging itu menjajakan dagangannya di tepi jalan depan Pasar Pandaan. Saat dicek, daging yang dijual didapati petugas mencurigakan.

Saat dilakukan pengecekan, didapati daging sapi yang dijual pedagang dari Sidoarjo tersebut dagingnya agak basah. Selain itu, juga didapati ada tetesan air.

 “Harusnya dagingnya keset, segar, tidak berair. Maka, kami ambil samplingnya, untuk dilabkan ke lab punya provinsi di Malang,” terang kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Ainur Alfiyah.

Kepada penjual daging tersebut, kepala dinas peternakan menyarankan daging yang dijual harus dari penyembelihan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kabupaten Pasuruan. Yakni sesuai syariat, dagingnya bagus dan sapinya sehat.

 “Kami hanya mengingatkan dan memberi pembinaan, kepada penjual daging asal Sidoarjo tersebut. Informasi kami terima, dagingnya dari Krian. Untuk memastikan daging gelonggong atau tidaknya, tunggu hasil lab turun,” ungkapnya.

Terkait sidak ini, Satgas Pangan Polres Pasuruan melalui Kanit Ekonomi Satreskrim Polres Pasuruan Ipda. Eko Hadi Saputro menuturkan juga memberikan imbauan.

 “Sambil menyelidiki kebenaran info tersebut, jika ditemukan bukti ada praktik daging sapi gelonggongan di wilayah kita, akan ditindak tegas,” janjinya.

Eko –sapaan akrabnya- mengatakan, butuh pendalaman, sekaligus juga mendampingi dinas terkait. Agar insiden serupa tak terulang. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#sidoarjo #ramadan #daging sapi #pasuruan #Pandaan #krian #lebaran #pasar pandaan #Gelonggongan #rph