SUKOREJO, Radar Bromo–Arus lalu lintas di jalan nasional Surabaya-Malang, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (9/3) terganggu.
Itu setelah sebuah pohon trambesi tumbang hngga menutup akses jalan nasional, sisi barat.
Pohon itu tumbang sekitar pukul 05.40. Saat itu, cuaca di desa setempat berawan.
Tiba-tiba bruakkk…. Pohon berukuran besar jenis trembesi, di tepi sebelah barat ruas jalan nasional jurusan Surabaya – Malang, di desa setempat tumbang.
Seketika itu, batang dan rantingnya roboh melintang ke badan jalan. Sekaligus menutup ruas jalan nasional, baik dari arah Malang ke Surabaya dan Malang ke Surabaya.
Sehingga, kendaraan yang melintas diruas jalan ini harus memutar melewati sejumlah jalur alternative. Hanya motor yang bisa melintas.
Sedangkan truk, kontainer dan tronton terpaksa berhenti menunggu proses evakuasinya selesai.
“Tidak ada hujan dan angin, pohonnya tiba-tiba tumbang jatuh melintang dan tutup jalan raya dari dua arah sekaligus. Terlihat pada akar pohonnya jebol dan terangkat ke atas,” terang Fauzan, warga sekitar.
Sesaat setelah kejadian pohon tumbang, sejumlah petugas berdatangan. Mulai dari Polsek Sukorejo, Satlantas Polres Pasuruan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan, serta Trantib Kantor Kecamatan Sukorejo.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi pohon yang tumbang, dengan dibantu warga sekitar. Evakuasi itu menggunakan beberapa alat gergaji mesin.
Setelah batang dan ranting pohonnya terpotong-potong, kemudian ditepikan ke bahu jalan.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, proses evakuasi pohon tumbang dan perbaikan kabel PLN itu selesai sekitar pukul 07.30 pagi.
Kendaraan dari arah Malang ke Surabaya dan sebaliknya, akhirnya bisa melintas dengan normal. Dan arus lalin pun kembali lancar.
“Dalam kejadian pohon tumbang ini tidak ada korban, posisi pas tumbang atau robohnya sepi kendaraan melintas,” beber Aiptu Koes Hartoko, anggota dari Polsek Sukorejo ditemui di lokasi kejadian. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi