PANDAAN, Radar Bromo-Warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan geger. Itu setelah seorang sekuriti di wilayah setempat tewas dibunuh.
Korban tewas diketahui bernama Mustakim, 55 asal Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Pandaan.
Jenazahnya ditemukan di dekat kandang ayam, belakang pos sekuriti tempatnya bekerja, Minggu petang (16/2).
Posisi jenzah saat pertama kali ditemukan telentang. Yang pertama menemukan mayat adalah Derys, 27, warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, ia merupakan teman sesama sekuriti.
"Setelah menghidupkan lampu di parkiran, dilanjut ngecek ke kandang ayam dekat toilet belakang pos sekuriti. Ternyata, saya mendapati korban tergeletak dan sudah meninggal," ungkap Derys, saat ditemui di lokasi kejadian.
Melihat korban tergeletak dan sudah meninggal, Derys langsung melaporkan ke teman jaga lainnya. Lanjut ke kasun, dan polsek setempat.
Tak lama berselang, petugas dari Polsek Pandaan, disusul Tim Inafis dari Polres Pasuruan tiba di TKP.
Polisi lantas melakukan olah TKP. Pada jenazah korban didapati luka-luka. Pada hidung dan mulut keluar darah. Juga didapati lebam di area rahang, leher dan pelipis kanan.
"Korban tewas menjadi korban pembunuhan, oleh rekannya sendiri. Kejadiannya sekitar pukul 04.00 pagi," terang Kanitreskrim Polsek Pandaan AKP Budi Luhur.
Dari penyelidikan polisi, akhirnya diketahui korban telah dibunuh. Pelakunya adalaah M. Khoirul, 43, asal Dusun Besonggol, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan.
Khoirul merupakan rekannya sesama sekuriti. Tiap hari, korban dan pelaku merupakan penjaga vila di kawasan setempat.
Pelaku sendiri berhasil diamankan petugas sekitar pukul 19.00 malam. “Untuk pelakunya ada satu orang dan sudah kami amankan. (pelaku) sesama sekuriti dan juga rekan korban," bebernya.
Aksi pembunuhan itu bermula saat korban dan pelaku terlibat cekcok di depan toilet belakang pos sekuriti vila.
"Di TKP, pelaku menendang korban dengan kaki kanan ke arah rahang, hingga korban semponyongan. Lalu, ditendang lagi sampai dengan lima kali hingga korban pingsan," terangnya.
Selanjutnya oleh pelaku, korban diseret dan disembunyikan di dekat kandang ayam tandasnya.
Selesai olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, Pusdik Gasum, Porong, Sidoarjo. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi