BEJI, Radar Bromo–Ini peringatan bagi industri yang kerap membuang limbah di Kali Wangi. Di kali ini sudah terpasang onlimo.
Bahkan alat yang digunakan untuk mengontrol baku mutu air ini bahkan sudah terkoneksi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK).
Alat onlimo ini sejatinya bantuan dari pemerintah pusat. Pembangunan sarana dan prasarananya sudah dirakit sejak lama.
Alat ini sudah terpasang di sisi sebelah utara Kali Wangi, Dusun Tanggul, Desa Baujeng, Kecamatan Beji.
Proses perakitan alat ini sudah rampung sekitar dua bulan terakhir. Setelah lama dinanti, onlimo sudah operasional dan setelah terkoneksi dengan KLHK, pemantauan jadi bisa lebih diamati banyak pihak.
Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony, kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin (15/11).
“Selama ini sudah beroperasi, kira-kira berjalan sekitar dua bulan terakhir. Namun belum terkoneksi dengan KLHK. Sejak Rabu (13/11) mulai terkoneksi dengan KLHK,” bebernya.
Pemasangan sekaligus operasional alat ini, kata Ghony, sangat penting. Manfaatnya juga banyak. Terutama dalam memantau akan perkembangan kualitas air sungai di Kali Wangi.
Di alat ini terdapat beberapa parameter yang dihitung ke dalam indeks status mutu airnya. Indeks tersebut merupakan rasio konsentrasi parameter, terhadap baku mutu air sungai.
“Sensor onlimo mengukur parameter kualitas air, seperti pH, COD, BOD, TTS, dan suhu air. Jumlah SDM untuk alat ini, berjumlah delapan orang dari DLH Kabupaten Pasuruan,” terangnya.
Melalui alat ini, data yang dikumpulkan secara real-time dan dikirim ke server pusat KLHK. Caranya melalui media komunikasi data.
Data yang diterima oleh server pusat, diproses dan disimpan dalam sistem database.
“Pengguna dapat mengakses data melalui aplikasi web atau aplikasi mobile. Informasi data dapat disampaikan kepada pengguna melalui email, SMS, atau notifikasi aplikasi,” jelasnya.
Alat onlimo di Kali Wangi ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran di sungai.
Apalagi, sudah beberapa kali warga yang tinggal di sekitar Kali Wangi, kerap mengeluh lantaran limbah yang dibuang peruahaan, menimbulkan dampak negatif.
Beberapa kali pula warga mengeluh sampai berunjuk rasa setelah Kali Wangi bau dan berbusa.
Minimal warga berharap, dengan onlimo ini, perusahaan yang membuang limbah, bisa lebih mengontrol. Sebab, ada sanksi jika memang terbukti melakukan pencemaran. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid