Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ratusan Warga Desa Sukoreno Prigen Berebut Ancak di Sedekah Bumi

Rizal Syatori • Senin, 2 September 2024 | 18:59 WIB

 

ANTUSIAS: Ratusan warga berebut isi ancak dalam kegiatan sedekah bumi Dusun Kesiman, Candi, dan Dusun Guci, Desa Sukoreno. (Rizal Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
ANTUSIAS: Ratusan warga berebut isi ancak dalam kegiatan sedekah bumi Dusun Kesiman, Candi, dan Dusun Guci, Desa Sukoreno. (Rizal Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo- Ratusan warga berbondong-bondong menuju Dusun Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Minggu (1/9), mereka bersiap menyaksikan dan berebut ancak sedekah desa.

Tidak hanya warga desa setempat, banyak juga yang dari luar kecamatan, seperti Gempol dan Pandaan.

Bahkan, ada juga yang dari Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Mereka hendak melihat dari dekat sedekah bumi yang digelar tiga dusun di Desa Sukoreno. Yakni, Dusun Kesiman, Candi, dan Dusun Guci.

“Sedekah bumi tiga dusun ini merupakan kegiatan rutin. Digelar dua tahun sekali. Sebagai wujud syukur akan hasil alam sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujar tokoh masyarakat Dusun Kesiman, Bai.

Menjelang siang, belasan ancak dari tiga dusun tersebut dengan dipanggul diarak keliling.

Melintasi jalan tiga dusun. Usai diarak, belasan ancak ditaruh di tiga tempat berbeda. Dua tempat di punden di Dusun Kesiman dan Candi, satu lagi di Balai Dusun Kesiman.

Ancak yang dibawa ke punden, setelah dibacakan doa, kemudian diperebutkan oleh warga yang sudah lama menunggu sejak pagi. Sedangkan yang Balai Dusun Kesiman, dibagikan kepada para undangan.

Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan juga standby di lokasi. Baik dari Polsek dan Koramil Prigen, serta Linmas.

“Setiap ada sedekah bumi di sini, selalu seru dan ramai sekali. Saya datang bersama keluarga melihat kirab ancak sekaligus berebut isinya,” ujar salah seorang warga Kecamatan Pandaan, Latifah. (zal/rud)

Editor : Abdul Wahid
#sedekah desa