PRIGEN, Radar Bromo - Ekskavasi benda cagar budaya di Kabupaten Pasuruan tetap diagendakan di tahun ini oleh Pemkab Pasuruan.
Namun lokasi tempat yang diusulkan tidak banyak untuk kemudian direalisasikan di tahun ini.
“Ekskavasi tahun ini ada, jumlahnya hanya satu lokasi saja. Tidak lebih dari itu, menyesuaikan anggaran yang tersedia,” ungkap Karno, staff kebudayaan Dispendikbud Kabupaten Pasuruan.
Satu lokasi yang tahun ini dijadwalkan ekskavasi adalah situs Candi Kesiman di Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Dan tahun ini, merupakan ekskavasi yang ketiga. Sebelumnya dua kali pernah ada dan dilakukan di 2022 dan 2023 lalu.
“Kembali dilakukannya ekskavasi di situs Candi Kesiman. Sebab di sana potensinya masih besar. Di tahun ini, pembiayaannya dari APBD,” katanya.
Disinggung kapan pelaksanaan atau realisasinya di lapangan? Pihaknya berharap dijadwalkan dilaksanakan bulan ini.
“Kami sudah bersurat ke BPK (Balai Pelestarian Kebudayaan, red) wilayah XI Jatim, tinggal menunggu jawabannya saja. Karena melibatkan arkeolog dan tim dari BPK wilayah XI Jatim,” tuturnya.
Ketua Tim Ekskavasi Candi Kesiman 2023, Albertus Agung Vidi Susanto, yang juga arkeolog dari BPK XI Jatim mengatakan, ekskavasi lanjutan perlu dilakukan di Candi Kesiman.
Mengingat, belum terbentuknya bidang dinding utara struktur dan dugaan potensi arkeologis lainnya, di sekitar struktur dan makam. Selain itu, juga perlunya penebangan pohon yang berada di atas struktur. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid