GEMPOL, Radar Bromo - Kepergian Misnan, 58, membuat kaget kawan-klawannya, Minggu (11/2) pagi.
Buruh tani asal Dusun Babat, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol itu mendadak mengeluh sakit saat menggarap lahan di Dusun Sumber Pandan, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.
Dia lalu istirahat. Tapi ternyata dia pergi untuk selama-lamanya.
Insiden itu terjadi Minggu (11/2) sekitar pukul 08.15. Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sebelumnya korban berangkat dari rumahnya bersama rekannya Misto, 35. Keduanya naik motor sendiri-sendiri.
Sesampainya di sawah, korban langsung membantu memanen padi. Selang 10 menit kemudian, korban mengeluh ke Misto kurang enak badan.
Kemudian korban disuruh Misto untuk istirahat di tumpukan jerami, berada di sawah.
Lima belas menit kemudian Misto menghampiri korban untuk menyuruhnya pulang. Akan tetapi korban tidak bangun dari tempat tidurnya.
“Khawatir terjadi apa-apa, Misto pulang dan menjemput anak korban karena korban tidak memiliki HP. Sesampainya kembali ke TKP, ternyata korban sudah meninggal dunia,” terang Kapolsek Gempol Kompol Indro Susetiyo.
Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, Misto meminta bantuan warga sekitar.
Selanjutnya, korban dievakuasi dengan ambulans dan dibawa pulang ke rumah duka.
Menjelang siang, korban lalu dimakamkan di TPU Dusun Babat, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol.
“Meninggalnya korban diduga karena sakit, informasi dari pihak keluarga korban memiliki riwayat sakit hipertensi atau darah tinggi. Pihak keluarga menerima kematian korban, menolak dilakukan otopsi,” bebernya. (zal/fun)
Editor : Jawanto Arifin