PRIGEN, Radar Bromo–Kecelakaan maut terjadi di jalan jurusan Trawas–Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Sebuah motor yang ditumpangi dua orang hilang kendali saat berada di jalan menurun tajam jalur Trawas-Prigen.
Motor lalu masuk ke jurang di tepi jalur Trawas-Prigen sedalam enam meter di Dusun Sumberrejo, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Kecelakaan itu terjadi Selasa (9/1) malam, sekitar pukul 20.00.
Korban meninggal diketahui bernama Dodik Siswoyo, 37, warga Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Saat itu, korban dibonceng Alex Riadi, 39, warga Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
Informasi yang dihimpun, mereka mengendarai motor Honda CB 150R W 4705 UR melintasi jalan jurusan Trawas–Prigen, sekitar pukul 20.00.
Sesampainya di lokasi kejadian, di jalan menurun tajam. Alex pun tidak mampu menguasai laju motornya.
Motor yang dikendarainya oleng ke kiri. Lalu terperosok ke jurang sedalam enam meter di timur jalan.
“Pas posisi jalan turunan tajam, pengendara motornya tidak bisa menguasai laju kendaraannya,” beber Kanit Lantas Polsek Pandaan AKP Gatot Subroto.
“Motor lalu terperosok ke jurang. Selanjutnya, terjadilah kecelakaan tunggal ini,” imbuh Gatot.
Akibatnya, Dodik yang dibonceng meninggal di lokasi kejadian.
Dia mengalami pendarahan dari hidung, telinga, dan mulut. Korban juga mengalami robek pada pelipis kiri dan lecet di tangan kanan.
Sementara Alex, pengemudinya selamat. Ia hanya alami luka lecet di pipi kanan, dahi, dan tangan kanan.
Alex pun dievakuasi ke IGD Puskesmas Prigen untuk mendapat perawatan medis.
Sementara, jasad korban Dodik dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, di Gempol.
Untuk motor Honda CB 150R yang dipakai korban diamankan di Poslantas Polsek Pandaan.
Motor itu mengalami sejumlah kerusakan.Yaitu, slebor depan pecah, setir bengkok, footstep kanan patah, tangki desok, dan dek kanan pecah.
“Faktor penyebab kecelakaan karena karena kurang hati-hatinya pengendara motornya. Juga tidak menguasai medan jalan yang turunan tajam,” jelasnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi