Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Geger Mayat Bayi dalam Kardus Dibuang di Teras Warkop Tretes, Ada Surat Isinya Begini

Rizal Syatori • Kamis, 28 September 2023 | 02:52 WIB

 

 

POLICE LINE: Petugas saat melakukan olah TKP penemuan mayat bayi dalam kardus di teras warung kopi Tretes. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
POLICE LINE: Petugas saat melakukan olah TKP penemuan mayat bayi dalam kardus di teras warung kopi Tretes. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

PRIGEN, Radar BromoWarga lingkungan Tretes RT 8/RW VI, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu pagi (27/9) geger. Itu, setelah warga setempat menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki.

          Mayat bayi itu berada dalam kardus mi instan. Di dalamnya dibungkus kain. Kotak kardus mi berisi bayi itu ditemukan di sisi timur depan teras warung kopi (warkop) yang berada di tepi jalan raya Tretes.

          “Jasad bayinya ini ditemukan warga yang pulang dari masjid. Merasa curiga, lalu kardus mi itu dicek. Ternyata, di dalam kardus ada mayat bayi laki-laki,” ujar Wanto, 45, warga sekitar saat ditemui di lokasi kejadian.

          Usai diketahui di dalam kardus ada sosok mayat bayi, warga lantas lapor polisi. Tak lama kemudian, petugas Polsek Prigen dan tim inafis dari Polres Pasuruan datang.

          Kawasan penemuan mayat bayi pun langsung dipasang police line. Warga dilarang mendekat. “Posisi warkopnya selama ini tutup. Ada sekitar tujuh bulan terakhir. Jadi, dibuangnya mayat bayi laki-laki ini jam berapa, oleh siapa, dan berapa orang, tidak ada yang tahu,” jelas Wanto.

          Saat di lokasi penemuan mayat bayi lelaki, petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Saat membuka kardus, petugas juga menemukan secarik kertas.

          Di kertas itu tertulis keterangan mayat bayi tersebut. Bayi itu diberi nama Mauludin. Tanggal lahir dan wafat 26 September atau 11 Raibul Awal.

          Di kardus itu, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti lainnya. Di antaranya, dua sarung, kain kafan, dan tali rafia. Kini, semua barang bukti tersebut diamankan di Mapolsek Prigen.

          “Mayat bayinya memiliki jenis kelamin laki-laki. Kondisi utuh. Diduga lahir prematur. Tinggi badannya 32 sentimeter, tali pusarnya masih menempel. Perkiraan meninggalnya masih hitungan beberapa jam saja,” jelas Kanitreskrim Polsek Prigen Aiptu Nidhom.

          Setelah proses olah TKP selesai, mayat bayi laki-lakinya oleh petugas kemudian dibawah ke RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo untuk diotopsi. Siapa pelaku pembuang mayat bayi itu?

          Kanitreskrim memastikan kasus itu masih diselidiki. “Sejauh ini masih dalam lidik. Kami masih periksa saksi-saksi, juga koordinasi dengan bidan yang ada di Kelurahan Prigen dan sekitarnya,” jelas Nidhom. (zal/mie)

         

 

Editor : Muhammad Fahmi
#bayi dibuang #mayat bayi #penemuan mayat