Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mandi di Sungai Irigasi, Bocah di Pandaan Tenggelam

Jawanto Arifin • Sabtu, 27 Mei 2023 | 18:44 WIB
TKP: Lokasi sungai Jaringan Irigasi Pateguhan tempat korban Ar tenggelam. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
TKP: Lokasi sungai Jaringan Irigasi Pateguhan tempat korban Ar tenggelam. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
PANDAAN, Radar Bromo - Agenda Ar main di sungai Jaringan Irigasi (JI) Pateguhan, Dusun Besongol, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat siang (26/5) berujung tragedi. Bocah 7 tahun itu tenggelam hingga meninggal.

Insiden memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.30. Lokasi sungai korban tenggelam, berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.

“Saat ditemukan warga, posisi korban sudah mengapung di sungai. Sebelumnya, korban ini bermain sekaligus mandi bersama dua temannya berusia sebaya,” jelas Bhabinkamtibmas Desa Tawangrejo Aipda Sawiwit.

Mengetahui korban sudah mengapung di sungai, salah seorang warga setempat nyemplung ke sungai. Lalu, mengangkat korban ke tepi. Dari lokasi kejadian, korban kemudian dibawa ke RS Mitra Sehat Medika di Jalan Bypass Pandaan. Ternyata korban dinyatakan meninggal dunia.

Siang itu juga, dari rumah sakit jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka. Dengan mobil ambulans milik rumah sakit setempat.

Isak tangis menyambut kedatangan korban di rumah duka jelang salat Jumat. Kedua orang tua korban sempat pingsan beberapa kali usai melihat jenazah korban.

“Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi. Penyebab kematiannya karena tenggelam di sungai,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur.



Tim inafis dari Polres Pasuruan juga datang ke rumah duka. Pada tubuh korban tidak diketemukan luka-luka.

Sementara itu, Kasun Menjasem Ratna Dewi saat ditemui koran ini di rumah duka menjelaskan, korban pagi harinya sekolah di SDN Tawangrejo II. Ia masih duduk di bangku kelas 1.

“Pukul 09.00, korban pulang dan sudah sampai di rumah. Sekitar 30 menit kemudian, keluar dijemput dua temannya sebaya. Ternyata bermain ke sungai. Lalu, sekitar pukul 10.30 ditemukan tenggelam dan meninggal,” tuturnya. (zal/mie) Editor : Jawanto Arifin
#bocah tenggelam #penemuan mayat