Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gagal Menikah, Jalan Kaki Susuri Rel, Tewas Tertabrak KA di Purwosari

Muhammad Fahmi • Rabu, 19 April 2023 | 17:16 WIB
Warga saat mengevakuasi jenazah Pan, Selasa malam (18/4). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Warga saat mengevakuasi jenazah Pan, Selasa malam (18/4). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
PURWOSARI, Radar BromoHidup Pan, 37 berakhir di atas rel kereta api. Lelaki asal Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan itu tewas tertabrak kereta api (KA) di Km 23+4/5, Dusun Juri, Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan itu terjadi Selasa malam (18/4) sekitar pukul 19.45. Pan tertabrak KA Penataran dengan lokomotif no CC 2017701 jurusan Surabaya – Blitar. Yang dimasinisi Mochamad Anas dan asisten masinis Rio Reza.

“Korban tewas di TKP, dengan kondisi luka kepala dan tangan kiri patah,” ungkap Kapolsek Purwosari AKP Sawu Supriatna.

KA sempat berhenti. Lalu jalan lagi. Sementara jenazah Pan yang tergeletak di atas rel dalam kondisi telungkup, segera dievakuasi. Dibawa dengan kantong mayat. Sempat dibawa ke Puskesmas Purwosari, lalu dibawa ke kamar jenazah RSUD Bangil.

Menurut keterangan sejumlah saksi, sebelum tewas tertabrak KA, Pan didapati jalan kaki menyusuri rel KA seorang diri. Lantaran itu muncul dugaan kuat, bahwa korban bunuh diri.

“Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan berjalan kaki menyusuri rel. Akhirnya, tertabrak kereta api. Penyebabnya apa, belum diketahui secara pasti. Dari info yang kami terima, korban ini sempat gagal menikah,” jelas Sawu. (zal/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#tabrakan kereta #kecelakaan kereta api pasuruan