Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jembatan Penyeberangan Bypass Gempol di Kejapanan Lebih Baik Dibongkar

Jawanto Arifin • Selasa, 5 Juli 2022 | 16:03 WIB
MANGKRAK: Pemdes Japanan meminta JPO di jalan Bypass Gempol dibongkar karena sudah lama tidak terawat dan rawan ambruk. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
MANGKRAK: Pemdes Japanan meminta JPO di jalan Bypass Gempol dibongkar karena sudah lama tidak terawat dan rawan ambruk. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
GEMPOL, Radar Bromo - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di jalan Bypass Gempol meresahkan warga dan pemerintah desa setempat. Kades Kejapanan Rendi Saputra mendesak jembatan dengan konstruksi besi itu dibongkar saja. Sudah mangkrak bertahun-tahun. Berbahaya bila tiba-tiba ambruk.

Lokasi jembatan penyeberangan itu ada di Dusun Tawangsari, Desa Kejapanan, Gempol. Jembatan tersebut dibangun puluhan tahun yang lalu. Bersamaan dengan beroperasinya ruas jalan tol Waru–Gempol saat itu. Ketika itu, kendaraan yang keluar dari tol Porong pasti melewati Bypass Gempol jika hendak menuju Pandaan dan Malang. Lalu lintas sangat ramai.

Sekarang, kondisi jembatan memprihatinkan. Selain tidak terawat, posisinya tidak lagi difungsikan untuk penyeberangan oleh warga sekitar. Sebab, arus lalu lintas di Bypass Gempol sudah tidak seramai dulu. Saat belum ada jalan tol Gempol—Pandaan dan Gempol—Pasuruan. Lebih-lebih, jalan tol Waru—Gempol yang dulu melewati Porong sudah tidak dipakai lagi. Jalan tol itu terdampak lumpur panas di Porong.

”Jembatan penyeberangannya sekarang mangkrak. Sudah tidak dimanfaatkan warga untuk menyeberang. Tidak terawat dan rawan ambruk,” terang Rendi Saputra.

Karena kondisinya sudah seperti itu, warga justru enggan dan takut menyeberang lewat jembatan. Daripada terjadi apa-apa. Pemdes setempat mendesak instansi terkait untuk segera membongkar saja jembatan penyeberangan di bypass tersebut.

”Kami sudah melayangkan surat ke Surabaya agar jembatan penyeberangan di Tawangsari dibongkar,” ujarnya. Namun, hingga sekarang, belum ada realisasi pembongkaran.



Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Listiyani Utami mengatakan, jembatan penyebrangan di Bypass Gempol bukan kewenangannya. ”Itu kewenangan BBPJN VIII Jawa Timur-Bali,” tuturnya. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin
#jembatan penyeberangan orang #bypass gempol