Tetap Beroperasi saat Ramadan, 11 PSK di Tretes Diciduk

Ronald Fernando • Dipublikasikan Rabu, 6 April 2022 | 15:30 WIB
DIBINA: Sejumlah PSK yang mangkal di kawasan Tretes dapat pembinaan Satpol PP. (Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)
DIBINA: Sejumlah PSK yang mangkal di kawasan Tretes dapat pembinaan Satpol PP. (Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)
PRIGEN, Radar Bromo- Momen Ramadan tak serta merta membuat praktik prostitusi di wilayah Kabupaten Pasuruan berhenti. Buktinya, Satpol PP kembali mengamankan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri di kawasan Tretes, Prigen..

Seperti di wilayah Prigen. Praktik haram ini masih tetap jalan. Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengakui masih ada praktik prostitusi. Karena itu, pihaknya akan menggencarkan razia.

“Kami akan gencarkan operasi agar memberi efek jera. Supaya para PSK tersebut tak beroperasi,” ujarnya.

Mantan Camat Purwodadi ini mengatakan, giat operasi, seperti yang dilangsungkan Minggu (3/4) malam, petugas mengobok-obok kawasan Prigen. Malam itu, petugas menyasar sejumlah tempat yang dianggap sarang PSK.

Hasilnya, ada sebelas PSK yang berhasil diamankan. Sebagian dari mereka berasal dari luar Kabupaten Pasuruan. “Ada yang dari Jawa Barat, Jakarta, Tulungagung, Malang, dan beberapa daerah lain,” katanya.

Mereka langsung dibina. Agar pembinaan lebih maksimal, para PSK itu dikirim ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) di Kediri.

Bakti mengungkapkan, razia tersebut merupakan bagian dari penegakan Perda Nomor 2/2017 tentang Pemberantasan Prostitusi di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, bagian dari operasi cipta kondisi menjelang Ramadan. (one/rud) Editor : Ronald Fernando
psk tretes razia satpol pp