Seperti di wilayah Prigen. Praktik haram ini masih tetap jalan. Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengakui masih ada praktik prostitusi. Karena itu, pihaknya akan menggencarkan razia.
“Kami akan gencarkan operasi agar memberi efek jera. Supaya para PSK tersebut tak beroperasi,” ujarnya.
Mantan Camat Purwodadi ini mengatakan, giat operasi, seperti yang dilangsungkan Minggu (3/4) malam, petugas mengobok-obok kawasan Prigen. Malam itu, petugas menyasar sejumlah tempat yang dianggap sarang PSK.
Hasilnya, ada sebelas PSK yang berhasil diamankan. Sebagian dari mereka berasal dari luar Kabupaten Pasuruan. “Ada yang dari Jawa Barat, Jakarta, Tulungagung, Malang, dan beberapa daerah lain,” katanya.
Mereka langsung dibina. Agar pembinaan lebih maksimal, para PSK itu dikirim ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) di Kediri.
Bakti mengungkapkan, razia tersebut merupakan bagian dari penegakan Perda Nomor 2/2017 tentang Pemberantasan Prostitusi di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, bagian dari operasi cipta kondisi menjelang Ramadan. (one/rud) Editor : Ronald Fernando