Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.30. Motor Honda Beat bernopol M 3678 HE itu dikendarai Supriyadi, 41. Ia membonceng anaknya Nanda Findi Anindita, 21. Keduanya warga Kota Surabaya.
Mereka melaju dari arah utara ke selatan. Saat sampai di lokasi kejadian, motor mereka kejeglong jalan berlubang. Motor pun oleng dan terjatuh.
Apesnya dari arah yang sama melaju dump truk bernopol B 9964 TYT, yang dikemudikan Muh. Solehudin, 24, asal Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Ia tak kuasa menghindar. Tabrakan pun tak bisa dihindari.
“Motornya melewati jalan berlubang dulu, kemudian terjatuh. Sesaat kemudian tertabrak dump truk dari belakang, melaju searah,” terang Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf.
Oleh warga dan petugas, dua korban langsung dievakuasi menuju RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol. Namun, saat di RS karena korban alami luka parah, sang anak pun meninggal dunia. Sang anak mengalami sejumlah luka lecet, serta patah kaki kanan.
Sementara sang ayah yang mengalami luka di tangan kanan, kini dirawat di IGD RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol. “Ayahnya selamat dan luka ringan, tapi anaknya meninggal dalam kecelakaan ini,” kata Yusuf.
Usai korban dievakuasi, dan olah TKP. Kedua kendaraan terlibat laka maut ini oleh petugas diamankan di Poslantas Polsek Gempol. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi