Sebenarnya, di sekitar viaduk, terdapat saluran air untuk drainase. Baik sisi utara maupun selatan jalan. Saluran dari beton itu juga ditutup. Kalau banjir, genangan air sulit surut. Bisa lebih dari sehari.
”Agar tidak terus-terusan banjir, seharusnya saluran dinormalisasi,” kata Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu M. Yusuf kemarin (22/2).
https://radarbromo.jawapos.com/pandaan/02/04/2021/jalan-nasional-gempol-kembali-terendam-banjir/
Menurut dia, normalisasi saluran di viaduk itu sangat penting dan harus menjadi prioritas. Sebab, setiap hari, selalu ramai kendaraan. Motor, mobil pribadi, pikap, hingga truk.
”Jika tetap seperti ini, pas hujan lebat, banjir lagi jalannya,” kata Yusuf.
Jawa Pos Radar Bromo menghubungi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali wilayah jalur Pasuruan-Probolinggo. Belum ada tanggapan. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin