“Pak Djemy Njoto paginya sempat komunikasi dan bercanda dengan saya. Siangnya, saya dapat kabar mobilnya tertabrak kereta api. Korban bersama istri dan dua anaknya meninggal,” terang Deny dengan nada lirih.
Ia menuturkan, saat kejadian korban bersama istri dan dua orang anaknya baru saja dari pabrik kayu milik keluarga korban. Lokasi pabrik kayu itu berada di Dusun Gunting, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi.
https://radarbromo.jawapos.com/pandaan/19/11/2021/sekeluarga-tewas-tertabrak-ka-di-perlintasan-tanpa-palang-sentul/
Usai melihat kondisi pabrik kayu, mereka berniat pulang untuk istirahat ke rumah mereka di Lawang View, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. “Kalau ke pabrik kayu, tiap siang pulang ke rumah di Lawang,. Tujuannya istirahat dan makan,” cerita Deny.
Secara terpisah, Kades Sentul Sugiyanto mengaku kenal baik dengan korban dan juga keluarganya. “Kalau KTP-nya, Djemy Njoto dan istrinya masih warga di desa ini. Tapi, tiap harinya tinggal di Lawang View, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Bersama kedua orang anaknya ikut meninggal tersebut,” ucapnya.
Warga Sentul sendiri selama ini banyak yang bekerja di pabrik kayu milik korban. “Selama ini orangnya kami kenal baik, juga dekat dengan warga yang ada di Dusun Gunting dan Kauman,” beber sang Kades. (zal/mie) Editor : Jawanto Arifin