Saksi-saksi di tempat kejadian menyebutkan, malam itu terlihat Yosi melaju dari arah Porong menuju Malang. Dia sendirian mengendarai Honda Revo bernopol N 5559 ES, korban berkendara dari arah utara ke selatan. Sampai di kawasan Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, sekitar pukul 19.45.
Saksi-saksi melihat motor Yosi mendadak oleng. Tepat di depan pom bensin Apollo, dia kehilangan keseimbangan. ”Setelah itu kendaraan dan pengendaranya nyemplung ke parit di tepi jalan,” kata Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Johanes, Selasa (16/3).
Warga dan pengendara lain pun berdatangan menolong. Sebagian segera melapor ke polisi. Korban terlihat sudah tidak bergerak. Di dalam parit, sepeda motor korban rusak parah. Slebornya hancur, kaca spion kiri dan kanan juga pecah. Kendaraan tersebut dikeluarkan dari parit. Kemudian diamankan di Pos Lantas Polsek Gempol.
Yosi juga mengalami luka-luka di tubuhnya. Dari mulutnya keluar darah segar. Nyawanya tidak tertolong. ”Korban tewas di tempat kejadian perkara,” tambah Johanes. Petugas lantas mengevakuasi jenazah warga Malang itu ke kamar mayat RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
Apa penyebab kecelakaan? Johanes menyatakan, kuat dugaan korban berkendara dalam kondisi mengantuk. Karena itu, dia kurang hati-hati. Bahkan, sampai kehilangan kendali kendaraan. ”Jadi ini murni kecelakaan tunggal,” ucap mantan Kanit Sabhara Polsek Prigen ini. (zal/far)
Editor : Muhammad Fahmi