Kasi Pemberdayaan Lembaga Seni UPT PLS dan Ekraf Disparbud Pemprov Jawa Timur Dian Wahyu Wibisono mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, pihaknya hanya mengoperasikan satu sarana prasarana. Yakni, gedung Graha Wilwatikta. Selain itu, masih ditutup. Seperti, wisma dan penginapan dan amphi theater.
“Hanya satu tempat atau sarana prasarana yang kami fungsikan dan beroperasi di masa pandemi seperti sekarang. Yakni, gedung Graha Wilwatikta. Lainnya tidak,” ujar Dian.
Menurutnya, pemanfaatan gedung Graha Wilwaktikta, beragam. Bisa digunakan untuk resepsi pernikahan, seminar, sampai kegiatan seni budaya. Namun, tetap ada pembatasan tamu atau peserta. Yakni, 50 persen dari kapasitas gedung atau maksimal sampai 150 orang.
“Meski sudah beroperasi, fakta di lapangan yang memanfaatkan untuk acara masih sepi sekali. Sejak Agustus lalu hingga sekarang hanya dipakai dua kali resepsi pernikahan. Mau bagaimana lagi, keadaannya masih seperti ini,” ujarnya. (zal/rud/fun) Editor : Jawanto Arifin