Jalan sepanjang 200 meter, bahkan belum terpasang tiang PJU. Alhasil, pengendara yang melintas di sana harus ekstramawas diri. Sebab, jika kurang konsentrasi, bisa menabrak median jalan.
“Mediannya setahu kami sudah empat tahun terakhir ini dibangun. Tapi untuk PJU-nya sangat minim sekali dan bahkan tidak ada. Harusnya ada, biar tidak gelap saat malam dan tak rawan tertabrak kendaraan,” ucap Agung, salah seorang warga setempat.
Agar tidak meresahkan pengguna jalan saat melintas pada malam hari, sebaliknya lebih nyawan dan aman. Ia dan warga serta pengguna jalan lainnya berharap instansi terkait yang menangani turun ke lapangan.
Tentunya untuk memasang baru PJU di sepanjang median tersebut. Karena keberadaannya sudah lama ditunggu dan dinantikan.
“Apalagi sekarang memasuki musim hujan. Saat sore kondisi mendung atau hujan, PJU sangat diperlukan. Minimal dipasang PJU 3-4 titik, daripada tidak sama sekali,” ujarnya.
Terkait ini, ditanggapi langsung Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka. Dia menegaskan, median di Sengonagung, Purwosari, yang belum ada PJU-nya diupayakan secepatnya terpasang. Karena di lokasi tersebut, menurutnya sudah termasuk dalam plotting pembangunan PJU baru di tahun ini.
“Tahun ini di Sengonagung untuk yang belum ada PJU, pasti akan kami pasang baru. Total anggaran keseluruhan untuk PJU di tahun sekarang nilainya Rp 25 miliar. Dengan 3.000 titik lampu tersebar di 23 kecamatan,” tegasnya. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin