Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jalur Pendakian Welirang-Arjuno Kembali Dibuka, Tahura Sebut Sudah Kondusif

Fandi Armanto • Jumat, 6 September 2019 | 16:01 WIB
Photo
Photo
PRIGEN, Radar Bromo - Jalur pendakian Gunung Welirang dan Arjuno wilayah Tahura R. Soerjo yang sempat ditutup sementara, kembali dibuka. Terhitung mulai pagi Kamis (5/9), jalur dibuka lagi untuk umum setelah Tahura R Soerjo menyatakan situasi di hutan sudah kondusif.

Jalur pendakian Welirang-Arjuno hampir sepekan terakhir ditutup sementara. Penutupan dilakukan terhitung sejak Kamis (29/8), usai terjadinya insiden kebakaran hutan di lereng Gunung Welirang, Kelurahan/Kecamatan Pandaan. Terakhir, membakar ratusan hektare lahan.

Hanya saja Tahura memastikan, hutan kini telah kondusif. Ini ditegaskan langsung Agung Budi Utomo, Kepala Resort 3 Tahura R. Soerjo di Pasuruan, saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo pagi kemarin.

“Saat ini di puncak gunung dan lerengnya sudah kondusif dari kebakaran hutan. Sehingga jalur pendakiannya diputuskan kembali beroperasi atau dibuka untuk umum,” tuturnya via telepon.

Jalur pendakian dibuka lagi, berlaku di semua pos izin pendakian wilayah Tahura R. Soerjo. Mulai dari di Tretes, Prigen dan Tambaksari, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Selain itu, juga di Lawang, Kabupaten Malang dan Sumber Brantas, Kota Batu.

“Di hari pertama buka atau beroperasi lagi, pos izin pendakiannya masih sepi pengunjung atau pendaki berdatangan. Banyak yang belum tahu, karena sudah sepekan lho ditutup sementara selama ini,” bebernya.



Jika ada pendaki yang datang, petugas dari UPT Tahura R. Soerjo selaku instansi yang berwenang sekaligus pengelola di lapangan, tetap memantau. Petugas pos izin pendakian akan mengimbau para pendaki lebih berhati-hati. Karena kasus kebakaran hutan dirasa rawan, menginggat saat ini masih musim kemarau.

“Setiap saat rentan terjadinya kebakaran,” ujarnya. (zal/fun) Editor : Fandi Armanto
#welirang arjuna #kebakaran hutan #tahura r soerjo