Akibatnya fatal, seorang penumpang pikap bak terbuka itu tewas di lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu berlangsung sekitar pukul 13.30. Pikap dengan nopol S 8594 PB itu dikemudikan oleh Andi Sugianto, 21, warga Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan.
Sementara, ada 27 penumpang yang berjejalan di bak pikap berwarna hitam itu. Petaka tiba ketika rombongan melintas di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Saat medan jalan mulai menanjak, laju kendaraan melambat.
"Sepertinya tidak kuat saat tanjakan. Lalu pikap mundur beberapa meter," ujar Dedi, salah seorang saksi di lokasi kejadian.
Ditengah tanjakan yang berbatasan antara Dusun Bendoro dengan Dusun Payaman, mesin pikap mati. Pikap pun berjalan mundur. Sopir berupaya menginjak pedal rem namun tak banyak berfungsi.
Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan. Pikap terus berjalan mundur hingga sekitar 15 meter. Khawatir terjatuh ke jurang di sisi kiri jalan, sopir membanting kemudi ke arah kanan.
Sebanyak 27 penumpang pikap itu pun kepanikan. Sementara di sisi kanan jalan terdapat tebing. Nahas tak dapat ditolak. Bagian belakang pikap menghantam tebing tersebut. Tak hanya disitu, laju pikap kembali oleng hingga terpelanting ke kiri hingga akhirnya terhenti. Akibat insiden itu, satu orang meregang nyawa. Korban diketahui bernama Satuha. (tom/fun) Editor : Fandi Armanto