Kapolsek Winongan AKP Handoyo mengungkapkan, pihaknya sudah menyelidiki dua orang saksi dalam aksi ini. Yakni, korban, Kholilurrohman dan perangkat desa setempat yang membawa korban ke RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan, Kasdi.
Dari keterangan keduanya, diketahui aksi ini terjadi sekitar pukul 20.30. Malam itu, Kholil-panggilan Kholilurrohman- hendak membeli solar untuk truknya di SPBU Winongan. Setibanya di pertigaan arah Dusun Karangkliwon, Desa Bandaran, ia menyalip motor tidak dikenal di hadapannya.
Ternyata, motor Honda Beat warna putih yang dibawa oleh dua pria ini mengikutinya dari belakang dan memotongnya di jembatan Andil. Pelaku sempat mengeluarkan pedang untuk merampas motor, namun karena gagal pelaku melempar bondet ke arah Kholil.
“Kami masih menyelidiki kasus ini. Kami belum berani berasumsi. Yang jelas, pelaku ini tidak segan-segan melukai korbannya,” jelasnya.
Seperti diketahui, aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Pasuruan selasa malam lalu (15/8). Kholilurrohman, 59, warga Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, nyaris dibegal. Motor miliknya gagal dibawa pelaku, namun telapak tangannya nyaris putus karena dibondet pelaku. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin