Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wamendiktisaintek Minta LPDP Prioritaskan Beasiswa Doktor untuk Dosen, Ini Alasannya

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 8 Juli 2026 | 19:31 WIB
Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa)
Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa)

Radar Bromo - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengusulkan agar pendanaan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lebih diprioritaskan bagi dosen yang ingin melanjutkan studi doktor (Ph.D.) di luar negeri. Menurutnya, kebijakan tersebut akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kalau dari kami, kami sangat mendorong bahwa dana dari LPDP ini diberikan kepada para dosen-dosen kita untuk melanjutkan PhD. Karena kenapa? Dosen-dosen kita ini pasti kembali dan mereka akan membawa multiplier effect yang banyak," ujar Stella di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (8/7).

Stella menjelaskan, dosen yang menempuh pendidikan doktor di perguruan tinggi terbaik dunia diyakini akan kembali ke Indonesia dengan membawa ilmu pengetahuan, jejaring internasional, serta pengalaman yang dapat memperkuat kualitas pembelajaran maupun riset di perguruan tinggi.

Menurut Stella, berbagai negara berhasil meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui investasi besar pada pengembangan sumber daya manusia. Ia mencontohkan Tiongkok yang mampu mencatat kemajuan pesat dalam kurun waktu sekitar tiga dekade.

Berdasarkan berbagai data yang dipelajari pemerintah, salah satu faktor penting di balik perkembangan tersebut adalah kebijakan mengirim talenta-talenta terbaik untuk menempuh pendidikan di universitas-universitas terbaik dunia.

"Kita bisa melihat contohnya. Kenapa di Tiongkok dalam jangka waktu sekitar 30 tahun bisa begitu melesat majunya. Salah satunya, berdasarkan data yang kita pelajari, mereka mempunyai program besar-besaran mengirimkan talenta terbaiknya ke perguruan tinggi terbaik dunia," katanya.

Selain Tiongkok, Stella juga menyinggung India sebagai negara yang berhasil menghasilkan sumber daya manusia berkualitas global. Salah satu contoh yang ia sebut adalah CEO Microsoft, Satya Nadella, yang berasal dari India.

Baca Juga: Visa Putri Anies Baswedan Belum Terbit, LPDP Tawarkan Opsi Pindah Kampus hingga Cuti Kuliah

Untuk mendukung peningkatan kualitas dosen Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi internasional melalui program PhD Liaison.

Stella mengungkapkan, kementeriannya baru menjalin kemitraan dengan Khalifa University serta University College London (UCL), khususnya Fakultas Pendidikan yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Melalui kerja sama tersebut, dosen-dosen di Indonesia diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi magister maupun doktor di University College London.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Beasiswa LPDP #Pendidikan Tinggi #dosen