Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Buka Akses Antarwilayah-Permudah Mobilitas Warga

Inneke Agustin • Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB
CEK LANGSUNG: Kepala Desa Sumberrejo Yulianis (pakai topi) mengecek pekerjaan rabat beton jalan di Dusun Somor Kodung.
CEK LANGSUNG: Kepala Desa Sumberrejo Yulianis (pakai topi) mengecek pekerjaan rabat beton jalan di Dusun Somor Kodung.

Pemerintah Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur demi menunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sumberrejo Yulianis, pembangunan jalan desa menjadi salah satu program prioritas berkelanjutan sejak 2022.

Sejumlah ruas jalan Desa Sumberrejo, yang sebelumnya berupa jalan tanah, kini perlahan berubah menjadi jalan rabat beton yang lebih aman dan nyaman dilintasi. Seperti jalan di Dusun Somor Kodung. Pembangunannya dilakukan bertahap setiap tahun, menyesuaikan kemampuan anggaran desa.

“Sejak awal pembangunan jalan dilakukan sedikit demi sedikit. Setiap tahun kami lanjutkan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara merata,” ujar Yulianis.

Tahun ini, Pemdes Sumberrejo merabat beton jalan sepanjang 160 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Somor Kodung. Sebelumnya, jalan ini sering licin saat musim hujan karena masih berupa jalan tanah. Kondisi itu kerap menyulitkan warga, terutama petani dan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Dulu kalau hujan jalan sangat becek, bahkan roda kendaraan bisa terjebak lumpur. Sekarang sudah jauh lebih baik dan masyarakat merasa senang, nyaman, dan aman,” katanya.

Keberadaan jalan ini sangat strategis, menghubungkan Desa Sumberrejo dengan Desa Semendi. Serta menjadi akses alternatif yang banyak digunakan warga menuju permukiman, sekolah, pasar, pusat pemerintahan desa, maupun berbagai fasilitas umum lainnya.

Menurut Yulianis, akses ini mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan. Jika menggunakan jalur lain melalui Desa Purut, Kecamatan Lumbang, perjalanan bisa memakan waktu hingga sekitar 1 jam. Sementara, melalui jalur yang telah diperbaiki ini bisa mencapai tujuan hanya dalam waktu sekitar 15 menit.

Selain pembangunan yang bersumber dari Dana Desa, Pemdes Sumberrejo juga memperoleh dukungan melalui Bantuan Keuangan (BK) dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Bantuan digunakan untuk merabat beton dua jalan di Dusun Somor Kodung dan Dusun Krajan. Panjangnya 300 meter dengan lebar 2,5 meter.

Pemilihan konstruksi rabat beton dilakukan berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat. Selain lebih kuat dan tahan lama, jalan rabat beton dinilai mampu mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya sektor pertanian.

“Harapan kami, jalan yang semakin baik dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, mengurangi biaya angkut, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” jelasnya. (gus/rud/*)

 

MONEV: Sekretaris Kecamatan Tongas Agus Subairi (dua dari kanan) bersama Perangkat Kecamatan Tongas melakukan monev pembangunan jalan rabat beton di Dusun Somor Kodung, Desa Sumberrejo.
MONEV: Sekretaris Kecamatan Tongas Agus Subairi (dua dari kanan) bersama Perangkat Kecamatan Tongas melakukan monev pembangunan jalan rabat beton di Dusun Somor Kodung, Desa Sumberrejo.

Wujudkan Kesejahteraan Sosial

PEMDES Sumberrejo juga memberikan perhatian besar terhadap program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai bantuan dan kegiatan sosial terus dijalankan guna meningkatkan kualitas hidup warga, terutama kelompok rentan.

Salah satu program yang dilaksanakan tahun ini adalah bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini diberikan kepada warga yang dinilai paling membutuhkan berdasarkan hasil verifikasi dan musyawarah desa.

Kepala Desa Sumberrejo Yulianis menjelaskan, penerima bantuan dipilih karena kondisi rumah yang sudah tidak memenuhi standar kelayakan hunian. Rumahnya masih menggunakan gedek, ventilasinya kurang memadai, serta atapnya bocor.

“Kami melihat kondisi rumahnya memang membutuhkan perhatian. Lingkungan rumah kurang sehat dan saat hujan sering bocor, sehingga layak mendapatkan bantuan RTLH,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemdes berharap masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan sehat. Hunian yang layak dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Di samping RTLH, Pemdes Sumberrejo juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Kami berupaya agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Terutama ketika Muharam. Tahun ini sekitar 50 anak yatim diundang untuk menerima santunan dari pemerintah desa.

“Kami berharap santunan ini bisa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, meskipun nilainya mungkin tidak terlalu besar,” ujar Yulianis. (gus/rud/*)

 

TERNAK: Sejumlah bebek hasil peternakan BUMDes Sumberrejo, Kecamatan Tongas.
TERNAK: Sejumlah bebek hasil peternakan BUMDes Sumberrejo, Kecamatan Tongas.

 

Dongkrak Ketahanan Ekonomi-Kesehatan

UPAYA meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sumberrejo, juga dilakukan melalui penguatan sektor ekonomi dan kesehatan. Berbagai program pemberdayaan terus dijalankan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Dalam bidang kesehatan, Pemdes Sumberrejo secara rutin menggelar kegiatan Posyandu. Mulai dari balita, ibu hamil, hingga warga lanjut usia mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala.

Melalui Posyandu Balita, pertumbuhan dan perkembangan anak dipantau rutin untuk memastikan kesehatannya tetap optimal. Bagi ibu hamil, pemantauan dilakukan terhadap kondisi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi. “Balita dan ibu hamil menjadi perhatian utama karena mereka merupakan generasi penerus yang harus tumbuh sehat dan kuat,” ujar Kepala Desa Sumberrejo, Yulianis.

Pemdes juga menjalankan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bagi para lansia. Dalam program ini, peserta rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan, seperti kadar gula darah dan kolesterol. “Melalui Prolanis, kami ingin para lansia tetap sehat dan dapat memantau kondisi kesehatannya secara berkala,” katanya.

Di sektor ekonomi, Desa Sumberrejo turut mendukung program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui musyawarah desa, telah ditetapkan lokasi strategis yang berasal dari Tanah Kas Desa (TKD) sebagai tempat pengembangan koperasi tersebut.

Keberadaannya diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat. Selain mempermudah warga memperoleh kebutuhan pokok, koperasi juga diharapkan menjadi wadah pemasaran hasil pertanian masyarakat.

“Lokasinya mudah dijangkau warga. Harapannya koperasi ini dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi desa sekaligus membantu petani memasarkan hasil panennya,” jelas Yulianis.

SEHAT: Sejumlah warga lansia mengikuti Program Posyandu Desa Sumberrejo.
SEHAT: Sejumlah warga lansia mengikuti Program Posyandu Desa Sumberrejo.

Selain koperasi, Pemdes Sumberrejo juga terus mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melalui unit usaha peternakan, BUMDes kini mengelola ratusan ekor bebek dan belasan ekor domba. Dengan harapan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa.

Lebih dari itu, keberadaan BUMDes juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan tambahan penghasilan.

Pendamping Lokal Desa Sumberrejo Shinta mengatakan, keberadaan BUMDes telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi angka pengangguran, usaha desa tersebut juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga.

“BUMDes Desa Sumberrejo sangat membantu masyarakat. Tenaga kerjanya banyak berasal dari warga kurang mampu sehingga bisa menambah penghasilan keluarga. Harapannya program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kemajuan desa,” ujarnya. (gus/rud/*)

 

SENANG: Salah satu warga penerima bantuan sosial BLT DD saat berfoto dengan Kepala Desa Sumberrejo Yulianis (kiri).
SENANG: Salah satu warga penerima bantuan sosial BLT DD saat berfoto dengan Kepala Desa Sumberrejo Yulianis (kiri).

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#rabat beton #desa sumberrejo #jalan #Tongas