Radar Bromo - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan antara kedua kepala negara ini dipandang memiliki arti penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Jerman, terutama di tengah situasi global yang sarat ketidakpastian.
Prabowo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kedatangan Steinmeier ke Indonesia. Ia memandang kunjungan tersebut sebagai bukti nyata kuatnya hubungan kedua negara yang selama ini berjalan dengan baik.
"Ini kehormatan besar bagi kami. Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik," kata Prabowo usai menerima kunjungan.
Menurut Prabowo, kunjungan ini menjadi kesempatan strategis untuk mempererat kerja sama antara kedua negara, khususnya di saat dunia dihadapkan pada berbagai tantangan global yang terus berubah.
"Kunjungan ini juga merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian," ujarnya.
Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah bidang kerja sama yang akan terus dikembangkan oleh kedua negara, mulai dari ekonomi, investasi, transisi energi, hingga pendidikan dan ketenagakerjaan.
"Penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," ucap Prabowo.
Di samping membahas kerja sama strategis, kunjungan Steinmeier juga dipandang sebagai langkah awal menyongsong peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman yang akan jatuh pada 2027.
Prabowo menambahkan, diskusinya dengan Steinmeier juga menekankan pentingnya peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi yang saling memberi keuntungan bagi kedua negara.
"Pada pertemuan hari ini, kita membahas penguatan kemitraan Indonesia-Jerman khususnya di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan," tutur Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya hubungan Indonesia dengan kawasan Eropa, termasuk dukungan Jerman dalam mempercepat penyelesaian perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union CEPA.
Selanjutnya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendorong peningkatan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa dan kami berharap perjanjian Indonesia-European Union CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif. Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara," pungkasnya.
Baca Juga: Unggahan Suma UI Soal Kekerasan terhadap LGBTQ Viral, Komentar Meledak 30 Ribu
Editor : Moch Vikry Romadhoni