Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jangan Lewatkan! Amalan yang Bisa Menambah Pahala di Bulan Ramadhan

radar bromo • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bulan Ramadan bukan hanya sekadar momen menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai “ladang emas” yang penuh dengan keberkahan bagi siapa yang menginginkannya.

Kesempatan langka inilah yang sangat disayangkan jika terlewat begitu saja. Agar bulan Ramadan di tahun ini berlalu dengan penuh makna, mari kita lakukan beberapa amalan ringan namun penuh dengan pahala yang akan memperberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.

  1. Melaksanakan puasa dengan Ikhlas dan sungguh-sungguh

Melaksanakan puasa bukan hanya menahan diri untuk tidak makan dan minum, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian spiritual yang memerlukan niat yang murni.

Menjalankan puasa dengan ikhlas dan sungguh-sungguh berarti menjaga hati agar tetap terhubung dengan Allah SWT, sembari menjauhkan diri dari perkara yang diharamkan oleh-Nya sehingga membatalkan puasa tersebut.

Menahan hawa nafsu dalam diri sendiri secara konsisten dan totalitas akan mengubah rasa lapar dan dahaga menjadi ketenangan batin, sehingga ibadah puasa ini tidak hanya menyebabkan kerongkongan kering, melainkan juga menjadikan individu yang lebih bertakwa.

  1. Memperbanyak shalat sunnah

Selain melaksanakan shalat fardu yang menjadi fondasi utama, memperbanyak shalat sunnah adalah cara terbaik untuk memperbanyak pahala dan menyempurnakan ibadah di bulan Ramadan.

Mulai dari shalat tarawih yang menjadi khas shalat sunnah di bulan Ramadan, shalat tahajud di sepertiga malam, shalat dhuha di pagi hari, hingga shalat rawatib yang mengiringi shalat fardu. Setiap rakat yang dilakukan menjadi bentuk pendekatan diri kepada Sang Pencipta.

  1. Membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an

Ramadhan disebut sebagai bulan Al-Qur’an (Syahrul Qur’an), sehingga tidak afdhol rasanya apabila tidak membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan.

Setiap huruf yang dibaca bukan hanya sekadar sebuah bacaan, melainkan juga sebuah pahala yang mengalir deras serta menjadi penenang hati yang gundah.

  1. Menjaga lisan dan perilaku

Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih diri agar tidak terjerumus dalam ghibah, dusta, atau ucapan yang menyakitkan hati sesama manusia.

Menjaga adab dan etika di bulan Ramadan memastikan bahwa pahala puasa yang dilakukan tidak akan sia-sia hanya karena emosi yang tidak terkontrol.

Tutur kata yang baik dan perilaku yang santun menggambarkan kemuliaan seorang mukmin, sehingga ibadah yang dilakukan membawa perubahan nyata yang positif, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang sekitar.

  1. Memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan

Memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan menjadi hal yang krusial dalam meraih ketakwaan diri kepada Allah SWT dengan sempurna.

Fokus utama di sepuluh hari pamungkas ini adalah mengejar kemuliaan Lailatul Qadar, yaitu malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Marilah jadikan Ramadan tahun ini menjadi momentum perubahan diri ke arah yang lebih baik lagi. Setiap amalan yang telah disebutkan sebelumnya adalah sebuah investasi abadi yang akan dipetik hasilnya di akhirat kelak.

Jangan biarkan bulan yang penuh berkah ini terlewatkan sia-sia tanpa meninggalkan jejak kebaikan dalam catatan amal.

 

Penulis: Tim Magang Unesa/Radar Bromo Jawa Pos 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ibadah bulan ramadan #amalan bulan ramadan #Pahala Ramadan #amalan ringan