Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Prabowo Buka Suara soal Banjir Kritik Penanganan Bencana Sumatera

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 1 Januari 2026 | 16:11 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Radar Bromo - Presiden Prabowo Subianto merespons maraknya kritik publik mengenai penanganan bencana di Sumatera.

Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di wilayah terdampak bukan sekadar simbolis, melainkan untuk memahami langsung kondisi serta permasalahan di lapangan.

“Kita datang sekali lagi bukan untuk kita ingin katakanlah sekadar untuk melihat, tapi kita datang melihat untuk mengetahui masalah ya,” kata Prabowo saat meninjau kawasan terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Menurut Prabowo, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat terdampak menjadi hal penting agar pemerintah mengetahui secara langsung situasi nyata yang dihadapi warga.

Namun demikian, ia menilai masih ada pandangan negatif dari sebagian pihak terhadap langkah pemerintah tersebut.

“Kadang-kadang saya monitor, ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat ya dari beberapa pribadi-pribadi komentator dan sebagainya yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” ungkapnya.

Ia mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kehadiran menteri di lokasi bencana. Menurut Prabowo, kritik semacam itu justru membuat pemerintah berada dalam posisi yang serba salah.

“Jadi kalau ada saya pernah dengar ada kritik begini ‘Untuk apa menteri datang ke tempat bencana? Hanya datang melihat.’ Ya saudara-saudara, serba susah,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai kritik tersebut tidak adil karena apa pun langkah yang diambil pemerintah tetap dipersoalkan.

“Menteri tidak datang dibilang tidak peduli. Menteri datang, ya masa menteri ikut macul? Bukan itu,” cetusnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa tujuan utama kehadiran pejabat negara di lokasi bencana adalah untuk mengidentifikasi persoalan dan mempercepat penanganan.

“Pejabat datang, pemimpin datang, datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat. Kan begitu,” tutur Prabowo.

Prabowo juga menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan kepala daerah saat kunjungan lapangan. Melalui pertemuan tersebut, pemerintah pusat dapat segera mengetahui kebutuhan yang diperlukan di daerah terdampak.

“Saya datang ketemu Gubernur, ya Gubernur sampaikan kita butuh ini, kita itu, Pak ada usul ini, saya tahu langsung,” bebernya.

Meski menyadari adanya kritik dan hujatan dari publik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja dan membuktikan kinerjanya melalui hasil nyata di lapangan.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#sumatera #kunjungan #pejabat #bencana #Presiden Prabowo