Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Relawan Pertama Tembus Pulau Tiga, Warga Tak Kuasa Menahan Haru

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 24 Desember 2025 | 20:57 WIB

 

Tangkapan layar kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang.
Tangkapan layar kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang.

Radar Bromo - Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti warga Desa Pulau Tiga, Aceh Tamiang.

Setelah berhari-hari terjebak dalam keterbatasan dan kegelapan akibat banjir bandang, secercah harapan akhirnya muncul ketika rombongan relawan untuk pertama kalinya berhasil menjangkau wilayah tersebut.

Momen emosional itu terekam dalam unggahan akun TikTok @afdhalkm pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dalam rekaman video, terlihat warga menyambut relawan dengan mata berkaca-kaca, seakan menemukan sandaran setelah lama merasa terisolasi dan terabaikan.

Desa Pulau Tiga diketahui menjadi salah satu wilayah yang sulit dijangkau selama bencana berlangsung.

Sejak banjir melanda hingga kondisi mulai berangsur surut, warga mengaku hanya bisa bertahan dengan keterbatasan tanpa adanya bantuan atau kunjungan dari pihak luar.

"Terima kasih sudah kemari nengok kami, melihat keadaan kami di sini," ujar seorang perempuan dalam video tersebut.

Ucapan sederhana itu mencerminkan betapa besar arti kehadiran relawan bagi warga setempat.

Bagi mereka, kedatangan relawan bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan.

Derita warga Pulau Tiga semakin berat karena harus menjalani hari-hari sulit tanpa penerangan.

Selain akses jalan yang terputus, aliran listrik di desa tersebut sudah padam bahkan sebelum banjir bandang terjadi.

"Karena belum ada relawan yang datang ke kampung kami, sama sekali," tambah wanita tersebut.

Kondisi desa yang gelap dan sunyi membuat warga merasa benar-benar terputus dari dunia luar.

"Dari sebelum banjir memang sudah mati lampu," tuturnya.

Kedatangan relawan di Desa Pulau Tiga pun menjadi titik balik bagi warga.

Meski pemulihan masih panjang dan infrastruktur belum sepenuhnya pulih, kepedulian sesama menjadi sumber kekuatan baru bagi warga untuk bangkit dari bencana.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#haru #relawan #aceh tamiang #pasca banjir