Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lengkap, Bacaan Takbir Menyambut Hari Kemenangan Idul Fitri

Muhammad Fahmi • Minggu, 30 Maret 2025 | 14:25 WIB
Ilustrasi takbir keliling
Ilustrasi takbir keliling

Ramadan 2025 segera berakhir. Pemerintah telah menetapkan hari raya Idul Fitri pada 31 Maret 2025 besok.

Dengan begitu, Minggu malam, gema takbir bakal ramai dikumandangkan sebagai penanda umat Islam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Mengutip laman Kemenag RI, hukum membaca takbir Idul Fitri adalah sunnah muakkadah. Artinya, sunnah yang sangat dianjurkan dan tidak boleh ditinggalkan tanpa alasan yang syar'i.

Bagaimana pembacaan lafadz takbiran Idul Fitri?

Disadur dari buku Fiqih Praktis yang ditulis Muhammad Bagir, terdapat beberapa riwayat tentang teks takbir pada Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Adapun yang paling populer adalah lafadz takbiran di bawah ini:

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Segala puji bagi-Nya."

Lafadz Takbiran Idul Fitri Versi Panjang

Selain lafadz takbir di atas, ada juga versi lain yang lebih panjang. Untuk lafadz takbir yang lebih panjang, seorang muslim dapat melanjutkannnya dengan dzikir.

Dikutip dari laman NU Online, berikut ini lafadz dzikir-takbir yang bisa dibaca:

Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud dana wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar."

Kapan sebaiknya membaca takbir Idul Fitri? Dari buku Fiqih Praktis I karya Muhammad Bagir, umat Islam disunnahkan untuk bertakbir sejak matahari terbenam di akhir bulan Ramadan hingga dimulainya salat Idul Fitri.

Adapun waktu utama membaca takbir adalah seusai sholat fardhu, baik di rumah maupun di masjid.

Selain itu, takbiran juga dianjurkan dibaca ketika menunggu dimulainya sholat Idul Fitri.

Editor : Muhammad Fahmi
#bacaan takbir idul fitri #idul fitri