Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden ini terjadi sekitar pukul 16.35. Semula Fredy Irawan Harianto, 33, warga Dusun Masjid, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, mengendarai Mobilio hitam tanpa TNKB melaju dari timur ke barat. Sesampainya di TKP korban hendak mendahului pikap tidak dikenal di depannya yang saat itu hendak berbelok ke arah selatan.
Korban mengambil haluan ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Saat bersamaan melaju truk kontainer warna putih bernomor polisi B 9359 LT yang dikemudikan Indra, 59, warga Dusun Jorong Simpuruk, Desa Simpuruk, Kecamatan Sungai Tarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pada saat itu melaju dari barat menuju timur. Kencangnya laju Mobilio mengakibatkan kecelakaan tak terhindarkan.
"Insiden kecelakaan bermula saat korban hendak mendahului kendaraan yang melaju didepannya. Namun haluan terlalu kekanan sehingga masuk ke jalur yang berlawanan," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama.
Kerasnya hantaman kendaraan membuat bagian depan Mobilio ringsek. Korbanpun tergencet di dalamnya korban meninggal di TKP. Pasca kejadian membuat arus lalu lintas sempat tersendat. Karenanya polisi segera datang melakukan evakuasi sekaligus mengurai arus lalu lintas agar tidak macet. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto