Ketua DPRD Kota Pasuruan
------------------------------------------------------------------------------------------------------
BERPUASA Ramadan merupakan salah satu ibadah yang sangat penting bagi umat Islam. Dalam bulan yang penuh berkah ini, kita berpuasa sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Serta, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya.
Berpuasa adalah menahan diri dan makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Berarti, orang yang berpuasa akan merasa lapar dan haus dalam rentang waktu tersebut. Mengapa harus lapar dan haus? Apa manfaatnya dan apa keutamaannya?
Seperti diketahui, jika kita merasakan rasa lapar dan haus karena puasa, itu didorong oleh iman kepada Allah SWT dan ingin mendapatkan keridaan-Nya semata. Maka dosa kita pada masa lalu akan diampuni. Tapi, tentu selain pahala dan pengampunan dosa, masih banyak keuntungan lain dari rasa lapar tersebut.
Kalau seseorang mampu dan sabar menghadapi kelaparan, Allah SWT akan memberi kabar gembira berupa pahala. "Dan, sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sebagian ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan, berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah 155).
Namun, jangan khawatir. Sebenarnya, lapar yang kita rasakan saat berpuasa Ramadan dapat membawa manfaat kesehatan bagi tubuh. Saat berpuasa, tubuh akan memulai proses detoksifikasi yang membantu membersihkan racun dan zat-zat berbahaya dari dalam tubuh. Puasa juga dapat membantu mengurangi kadar gula dan lemak dalam tubuh, sehingga dapat mencegah berbagai penyakit, seperti diabetes dan obesitas.
Dengan terbiasa lapar, kita justru dapat menjernihkan hati dan pikiran. Seperti Sabda Rasullullah SAW.; “Barangsiapa menjadikan perutnya lapar, maka pikiran dan hatinya menjadi tajam."
Kita justru akan merasa puas dengan sedikit harta yang kita miliki. Dan, rasa syukur akan semakin meningkat. Kesadaran sosial juga akan lebih tinggi kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Pada bulan ini, semestinya kita bahu-membahu meringankan beban orang-orang fakir miskin.
Tak lupa, saat Ramadan, kita tidak boleh mengabaikan kesehatan selama berpuasa. Seperti tetap mengonsumsi makanan sehat saat berbuka dan sahur. Minum air putih yang cukup untuk menjaga tubuh terhidrasi. Istirahat yang cukup untuk pulih dan rasa lelah setelah berpuasa.
Sebagai umat muslim, kita harus senantiasa menjaga kesehatan dan menghargai tubuh yang telah diberikan oleh Allah SWT. Karena itu, mari kita menjaga kesehatan selama berpuasa di bulan Ramadan, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan optimal dan mendapatkan manfaat kesehatan yang berharga. (*) Editor : Ronald Fernando