Seperti yang dilakukan Polres Pasuruan. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran di jalanan raya, pos-pos pengamanan akan didirikan.
Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, setidaknya ada 12 pos yang didirikan menyambut Nataru. Mulai pos pelayanan, pos pengamanan, pos pantau hingga pos terpadu.
Beberapa pos tersebut sudah disiapkan. Tinggal pengoperasian, yang direncanakan akan berlangsung 23 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023. “Pos-pos ini kami siapkan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mereka aman dan nyaman saat berkendara selama Natal dan Tahun Baru,” kata Yudhi.
Yudhi merincikan, 12 pos tersebut terbagi 1 pos pelayanan yang ada di Taman Dayu Pandaan. Serta tujuh pos pengamanan, yang berada di Bangil, Arteri Gempol, Cimory Land, Purwodadi, Rest Area Tol Pandaan-Malang KM 66 A, Rest Area Tol Malang-Pandaan KM 66 B, serta Wisata Bromo.
Sedangkan pos lainnya, yakni Pos Pantau yang berada di dua titik. Di Stasiun Bangil dan Pintu Masuk TSI II Prigen. Juga ada pos terpadu, yang ada di terminal Pandaan. “Masing-masing pos, ada 15 hingga 17 personel dari kepolisian. Jumlah tersebut, belum termasuk dukungan dari pihak lain, seperti TNI, Dinkes, BPBD dan personel dari instansi atau lembaga lain,” sambung dia.
Belasan pos tersebut disiapkan, untuk membantu pengendara atau pemudik di jalan raya. Agar mereka merasa aman dan juga nyaman. “Ada beberapa fasilitas yang disiapkan. Seperti gerai vaksin ataupun farm house seperti yang disiapkan di Pos Pelayanan Taman dayu,” paparnya.
Hal serupa dilakukan Satlantas Polres Probolinggo yang akan membangun tiga pos. Selain itu juga disiapkan jalur alternatif dengan dilakukan rekayasa lalu lintas.
Kasat lantas Polres Probolinggo AKP Sapari menerangkan, di nataru tahun ini Satlantas Polres Probolinggo membangun tiga pos. Satu pos pelayanan yang ada di Exit Tol Leces dan dua Pos Pemantauan (Pos Pam) di Jalan Raya Bentar dan Jalan raya Paiton atau masuk Pantai Bohay.
Pembangunan pos polisi lintas ini dinilai sangat diperlukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Harapannya dengan volume kepadatan arus lalu lintas yang dapat dikurangi, nantinya akan berdampak positif bagi pengendara dan masyarakat sekitar. Sehingga perputaran roda ekonomi bisa semakin berputar.
Saat ini pos dalam pembangunan. Namun dipastikan pos tersebut selesai dan dapat ditempati petugas saat nataru.
Sementara untuk rekayasa lalin, Satlantas siapakan beberapa metode. Menurutnya jika terjadi kepadatan, maka kendaraan dari arah Lumajang dialihkan ke belakang pos lantas Banjarsawah. “Bisa sampai ke Jorongan, sebelah selatan Pos lantas, bisa ke Dringu, lewat Sinto. Namun, apabila macet total, jalur selatan, akan dilewatkan Pantura Situbondo, lewat Bondowoso,” imbuhnya. (one/rpd/fun) Editor : Jawanto Arifin