Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Klinik Fotografi: Teknik Levitasi

Jawanto Arifin • Minggu, 7 Februari 2021 | 23:30 WIB
Photo
Photo
Oleh: Zainal Arifin, Fotografer Radar Bromo 




LEVITASI merupakan teknik fotografi dengan objek yang seolah-olah melayang. Dengan menggunakan teknik levitasi, foto akan terkesan unik dan menarik. Tentunya dengan konsep yang bagus.

Memotret levitasi bisa dengan cara murni tanpa editing atau dengan sentuhan editing. Ketika melakukan teknik levitasi murni, maka objek benar-benar melompat. Serta, berpose tampak seperti melayang dan ekspresinya harus kompak.

Memotret objek yang tampak melayang hendaknya menggunakan shutter speed yang tinggi. Dengan shutter speed yang tinggi bisa membekukan gerakan objek. Karena sebenarnya teknik levitasi merupakan pengembangan dari teknik freeze.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memotret levitasi. Langkah pertama, pengaturan kamera. Setidaknya, kita sudah mengatur kamera pada mode continuous shooting agar bisa mendapatkan dan memilih foto yang pas dan benar-benar terlihat levitasi.

Pencahayaan yang cukup agar bayangan dapat terbentuk. Gunakan sudut pengambilan low angle, sehingga membuat kesan objek tinggi dan melayang.

Selain foto levitasi dengan cara murni tanpa editing, foto levitasi juga bisa dilakukan dengan sentuhan editing. Yakni, penggabungan dua foto dengan latar yang sama persis. Foto pertama dengan objek dan alat pendukungnya, selanjutnya foto yang kedua hanya latarnya saja.

Gunakan tripod saat pengambilan gambar agar komposisi tetap terjaga dan tidak berubah. Selanjutnya proses editing sebagai tahap penghapusan dan terciptalah foto levitasi. Namun hasilnya tergantung kemampuan editor dalam mengolah foto. (rud) Editor : Jawanto Arifin
#teknik levitasi #klinik fotografi