Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Sugeng menjelaskan awal mula api terlihat dari blok tumpukan biji plastik yang terdapat KWH Meter (bergeser). Kebakaran diduga adanya hubungan Arus pendek. Dan setiap hari di lokasi ini selalu ada aktivitas jual beli rongsokan dan besi tua namun karena Minggu maka seluruh karyawan libur.
"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, melainkan hanya korban materil. Perkiraan kermat mencapai Rp 100 juta. Korban menolak dilakukan identifikasi dengan alasan peristiwa ini murni kejadian kecelakaan," sebut Bambang.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah gudang penyimpanan barang rongsokan UD Madura Indah milik H Ubaidillah di Dusun Wonowoso, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, terbakar. Kebakaran ini diketahui terjadi sekitar pukul 12.10.
Siang itu, pemilik, H. Ubaidillah berada sendirian di dalam rumahnya yang berada di timur gudang tersebut. Tiba-tiba ia mendengar teriakan ada kebakaran oleh pengguna jalan yang berhenti di depan rumah korban di Jalan Raya Rejoso. Seketika korban keluar dari rumahnya dan melihat gudang penyimpanan rongsokan dan besi tua terdapat kobaran api. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin